“Jangan salahkan operator, dinas, atau pusat. Data pribadi itu urusan masing-masing,” ujarnya tegas.
Selain NIP, dua komponen yang kerap memicu masalah adalah pangkat/golongan dan masa kerja, yang bersumber dari sistem BKN.
Guru ASN diminta memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan SK terbaru.
Jika ditemukan perbedaan, guru harus segera berkoordinasi dengan unit kepegawaian daerah untuk pembaruan di BKN sebelum melakukan sinkronisasi ulang dengan Dapodik.
Tim Pengembang Dapodik Pusat juga menekankan bahwa bulan Januari menjadi periode krusial.
Sebab, pencairan tunjangan ke depan akan dilakukan setiap bulan dengan sistem otomatis berbasis data yang telah terkunci.
Jika perbaikan dilakukan melewati periode ini, risiko keterlambatan pencairan akan semakin besar.
Di tengah maraknya informasi liar di media sosial, Edy juga mengingatkan agar publik tidak memelintir informasi demi konten sensasional.
“Kalau mau mengutip, sampaikan utuh. Jangan dibumbui demi FYP,” tulisnya.
Sebagai langkah pencegahan, guru ASN disarankan segera:
BACA JUGA: TPG 2026 Cair Tiap Bulan? Ini Alur Lengkap dan Jadwal Baru yang Bikin Guru Bernapas Lega
- Mengecek NIP melalui MyASN BKN
- Menyamakan data Dapodik dengan data BKN
- Memverifikasi pangkat, golongan, dan masa kerja
- Berkoordinasi dengan kepegawaian jika ada perbedaan
- Tidak menunda perbaikan menjelang pencairan
Validasi data Dapodik bukan rutinitas biasa, melainkan kunci utama kelancaran hak finansial guru ASN.
Menunda perbaikan sama artinya membuka peluang kerugian sendiri. (*/red)





