Lonjakan Pasien Gangguan Jiwa Mengkhawatirkan, RSUD Rabain Siapkan Ruang Rawat Inap Khusus!

oleh -71 Dilihat
oleh
RSUD Rabain Muara Enim membangun ruang rawat inap kejiwaan untuk menangani lonjakan pasien gangguan jiwa dan mengurangi rujukan keluar daerah, Rabu (19/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° RSUD Dr HM Rabain Muara Enim akan membangun ruang rawat inap khusus pasien gangguan jiwa menyusul meningkatnya kasus harian yang mencapai 30–40 pasien.

° Dua dokter jiwa telah tersedia.

° Fasilitas baru ini diharapkan mempercepat penanganan tanpa harus merujuk ke Palembang.


MUARA ENIM, LINTANGPOS.com — Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kondisi ekonomi yang makin tak menentu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr HM Rabain Muara Enim bersiap mengambil langkah besar.

Untuk pertama kalinya, rumah sakit tersebut akan membangun ruang rawat inap khusus bagi pasien dengan gangguan kejiwaan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Direktur RSUD Rabain, Selamat Oku Asmana SKM MKes, mengungkapkan bahwa angka kasus kejiwaan di wilayah Muara Enim dan sekitarnya terus menunjukkan tren kenaikan.

“Kasus pasien kejiwaan di Muara Enim cukup banyak, sebab ada juga rujukan dari rumah sakit lainnya.

Apalagi dengan kondisi ekonomi saat ini, sepertinya akan bertambah terus,” ujar Oku, Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, dalam satu hari, rumah sakit bisa menerima 30 hingga 40 pasien dengan berbagai tingkat gangguan jiwa—mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

BACA JUGA: Kapolsek Turun Gunung! Siswa SMA Negeri 1 Lintang Kanan Ikuti Sosialisasi Anti-Kenakalan Remaja

Situasi ini memunculkan kebutuhan mendesak akan fasilitas penanganan yang lebih memadai.

Permintaan dari Dokter Jiwa

Pembangunan ruang rawat inap khusus ini juga merupakan tindak lanjut atas permintaan dokter spesialis yang menangani layanan kesehatan jiwa di RSUD Rabain.

Saat ini, rumah sakit telah memiliki dua dokter jiwa yang didukung tenaga perawat terlatih sehingga siap mengembangkan layanan tersebut.

Oku menambahkan, tanpa fasilitas khusus, banyak pasien harus dirujuk ke Palembang.

Kondisi ini dinilai tidak ideal, terutama bagi pasien dari daerah jauh yang sudah melakukan perjalanan panjang menuju Muara Enim.

BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik

“Kita kasihan dengan pasien ini, sudah diantar ke sini dari luar daerah, ternyata malah dikirim rujuk lagi,” ucapnya.

Mengurangi Rujukan, Mempercepat Penanganan

Dengan hadirnya ruang rawat inap kejiwaan, RSUD Rabain berharap penanganan pasien dengan gejala ringan hingga sedang dapat dilakukan langsung di Muara Enim.

Harapannya, kondisi pasien dapat ditangani lebih cepat sehingga tidak berkembang menjadi lebih parah.

“Minimal kasus ringan dan sedang bisa kami tangani di sini tanpa harus dirujuk lagi,” kata Oku.

Pembangunan fasilitas baru ini diharapkan menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan mental, sekaligus menjadi langkah preventif agar masyarakat mendapatkan penanganan yang lebih manusiawi, efektif, dan dekat dengan tempat tinggal mereka. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.