Ringkasan Berita:
° Puluhan anggota Mapala UIN Raden Fatah Palembang menggelar penggalangan dana di dua titik kota dan berhasil menghimpun Rp3,9 juta dalam sehari untuk korban bencana di Sumatera.
° Aksi solidaritas akan diperluas, termasuk penerimaan bantuan barang di posko kampus.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Semangat kepedulian sosial kembali bergema di Kota Palembang. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UIN Raden Fatah turun ke jalan untuk menggalang dana bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera, Kamis (4/12/2025).
Aksi kemanusiaan ini digelar serentak di dua titik, yaitu kawasan Kampus UIN Raden Fatah dan persimpangan lampu merah depan Gedung DPRD Sumatera Selatan.
Dengan membawa kotak donasi serta spanduk ajakan, para mahasiswa aktif menghampiri masyarakat dan pengendara yang melintas untuk mengajak ikut berdonasi.
Upaya yang dilakukan selama satu hari tersebut membuahkan hasil signifikan.
Mapala UIN Raden Fatah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3.902.600.
Capaian ini melengkapi donasi internal yang sebelumnya dihimpun dari anggota, pengurus, dan para senior serta alumni organisasi tersebut.
BACA JUGA: Motif Dendam di Balik Aksi Sadis Mantan Karyawan, Pelaku Pembunuhan di Ruko Palembang Ditangkap!
Ketua Umum Mapala UIN Raden Fatah, Ridho Hidayat, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh donatur.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah menyisihkan rezekinya untuk saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Semoga segala kebaikan dibalas oleh Tuhan,” ujarnya.
Ridho menegaskan bahwa aksi solidaritas ini tidak berhenti pada tahap awal saja.
Melihat antusiasme publik yang cukup tinggi, Mapala UIN berencana memperluas titik penggalangan dana ke sejumlah lokasi ramai di Kota Palembang.
Masyarakat yang ingin memberikan bantuan berupa barang, seperti pakaian layak pakai, dapat mengantarkannya langsung ke Posko Galang Dana Wisma Anak Rimba Mapala UIN Raden Fatah di Kampus A.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih kuat mengakar di kalangan mahasiswa Sumatera Selatan, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. (*/red)






