“Bukan emas, tapi kuningan, dan itu memang material mahal karena masjid ini disiapkan sebagai ikon kabupaten,” ujarnya, Senin (5/1/2026).
Tahun 2026, fokus berlanjut ke penataan parkir, pagar, taman, serta ruang publik agar masjid semakin nyaman bagi jamaah dan wisatawan.
Lebih dari Sekadar Masjid
Dengan fasilitas lengkap seperti rest area, food court, kamar mandi bersih, dan area parkir luas, Masjid Agung Darussalam kini berfungsi sebagai titik peristirahatan utama para pemudik dan pengguna Jalinsum.
Ke depan, kawasan ini dirancang menjadi pusat aktivitas masyarakat, ruang kreativitas remaja, hingga magnet pertumbuhan ekonomi baru.
BACA JUGA: Saipul Zahri Siapkan Undian Umroh Gratis 2026 untuk Warga Empat Lawang
Bahkan, Muara Beliti direncanakan berkembang menjadi kota penyangga Lubuklinggau dengan konsep kawasan terpadu—masjid, alun-alun, dan sport center.
“Kalau orang ke Beliti, mereka harus langsung melihat bahwa inilah ikon Kabupaten Musi Rawas,” tegas Oktaviano. (*/red)





