Upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga, warga, serta aparat dengan menyusuri sepanjang jalur irigasi dan aliran sungai.
Namun, korban baru ditemukan dua hari kemudian di wilayah Kabupaten Kepahiang, puluhan kilometer dari lokasi awal hanyut.
Jenazah Nini kemudian dibawa ke RSUD Kepahiang untuk pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.
BACA JUGA: Warga Rantau Alih Geger, Pria Hilang 3 Hari Ditemukan Tewas Hanyut di Sungai
Kondisi tubuh saat ditemukan menunjukkan tanda pembengkakan, kulit mengelupas, serta perubahan warna pada mata dan bibir.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani berita acara penolakan.
Setelah proses administrasi selesai, jenazah dibawa kembali ke rumah duka di Kelurahan Air Bang dan dimakamkan di TPU setempat.
Polres Rejang Lebong memastikan telah melakukan serangkaian prosedur kepolisian mulai dari penerimaan laporan, olah tempat kejadian perkara, pengumpulan keterangan saksi, hingga visum et repertum sebagai bagian dari penanganan kasus tersebut.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat akan bahaya drainase dan aliran air saat musim hujan yang kerap luput dari perhatian masyarakat. (*/red)






