Mang Pawang adalah pegawai Dinas Kesehatan, lulusan akademi perawat, dan sebentar lagi memasuki masa pensiun.
Ia keturunan Talang Padang dan Saling, sementara istrinya, Bicik Ela, merupakan putri asli Pendopo.
Bicik Ela dikenal sebagai guru Bahasa Inggris yang cantik dan berbakat seni. Semasa sekolah dan kuliah, ia aktif mengikuti lomba menyanyi, menari, baca puisi, dan menulis. Banyak karyanya telah terbit di koran dan majalah.
Mang Pawang memiliki kecintaan besar pada seni, alam, dan pariwisata. Ia gemar menjelajah potensi wisata di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, meski banyak di antaranya belum dikelola dengan baik.
Saat kuliah di akademi perawat, ia aktif sebagai pengurus organisasi pecinta alam dan dikenal luas di tingkat nasional.
Pawang sendiri kini kuliah di jurusan Ekonomi Pemasaran. Ia hobi traveling dan bercita-cita menjadi fotografer profesional.
Nama “Pawang” dipilih dengan harapan ia kelak menjadi sosok yang mampu mengelola dan mengendalikan alam demi kepentingan umat manusia.
Mimpi yang Sama
Kedua keluarga memiliki pandangan yang sejalan: mereka ingin melihat Kabupaten Empat Lawang tumbuh sejajar dengan daerah lain, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pariwisata.
Karena itulah, ketika tokoh-tokoh Empat Lawang yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri menggagas pembentukan Kabupaten Empat Lawang, mereka menyambutnya dengan penuh antusias.
Tanpa ragu, kedua keluarga memantapkan diri untuk mengabdikan hidup dan profesi mereka di tanah kelahiran—membesarkan Empat Lawang dengan ilmu, pengalaman, dan cinta terhadap alam. (*/)
Disclaimer: Artikel ini ditulis Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Empat Lawang, Noperman Subhi, melalui proses editing oleh Redaksi LINTANGPOS.com






