Selain itu, petugas juga menemukan tanaman ganja yang masih tertanam dan dalam kondisi siap panen, lengkap dengan peralatan sederhana yang digunakan untuk merawat tanaman ilegal tersebut.
Hasil pemeriksaan awal terhadap RS dan A mengungkap bahwa keduanya mengaku hanya menjalankan perintah.
Mereka menyebut bekerja atas suruhan seseorang yang diduga sebagai pemilik lahan.
Kepolisian menyatakan telah mengantongi identitas terduga pemilik ladang berinisial P, yang diduga bekerja sama dengan seorang lainnya berinisial E.
BACA JUGA: Geger! Pengedar Simpan 1 Kg Ganja di Atas Plafon, Polisi Gerebek Rumah Kontrakan di Pagar Alam
Saat ini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap P dan E yang diyakini sebagai aktor utama di balik pengelolaan ladang ganja tersebut.
Namun, proses evakuasi tersangka dan pengamanan barang bukti tidak berjalan mulus.
Aparat di lapangan menghadapi hambatan serius akibat intervensi sekelompok warga.
Sekitar 30 orang mendatangi lokasi dan meminta agar dua terduga pelaku tidak dibawa oleh polisi.
Situasi semakin memanas ketika jumlah massa bertambah hingga sekitar 50 orang, sebagian dilaporkan membawa senjata tajam dan melakukan pemblokiran akses jalan dengan menebang pohon.
Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengungkapkan bahwa personel sempat mendapat tekanan dan penghadangan.
BACA JUGA: Dua Warga Desa Bandar Agung Seret Barang Bukti Ganja dan Sabu Seberat Ratusan Gram ke Meja Hukum
Demi menghindari eskalasi konflik yang lebih luas, dua terduga pelaku akhirnya sempat diambil paksa oleh massa saat hendak dibawa turun dari lokasi.
Menanggapi kondisi tersebut, Polda Sumatera Selatan segera mengirimkan personel tambahan untuk melakukan penguatan dan memastikan situasi kembali kondusif.
Langkah persuasif juga ditempuh dengan melibatkan tokoh masyarakat, aparat desa, serta keluarga terduga pelaku agar bersikap kooperatif dan tidak menghalangi proses hukum.
Polda Sumsel menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengamankan seluruh barang bukti serta melakukan pencarian kembali terhadap terduga pelaku yang sempat dibawa massa.





