Setelah dua hari pencarian intensif, jasad pria yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi pada Senin (15/9/2025) dini hari, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 15.45 WIB. Foto: Istimewa
Palembang, LintangPos.com – Misteri hilangnya Akmal A. Ariyansyah (35), warga 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, akhirnya terjawab.
Setelah dua hari pencarian intensif, jasad pria yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi pada Senin (15/9/2025) dini hari, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 15.45 WIB.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E., mengungkapkan bahwa jasad Akmal pertama kali terlihat oleh warga yang ikut membantu pencarian.
Tubuh korban ditemukan mengapung di tepian Sungai Musi, tersangkut pada tumpukan eceng gondok.
“Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal diduga tenggelam,” ujar Raymond kepada awak media.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
BACA JUGA: Bulog Lubuklinggau Salurkan 1300 Ton Beras Lewat GPM
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
Dalam proses pencarian, tim SAR membagi kekuatan ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
Upaya pencarian melibatkan unsur Basarnas Palembang, TNI/Polri, Damkar, PMI, serta dukungan masyarakat sekitar.
Setelah korban ditemukan, seluruh tim ditarik kembali ke kesatuan masing-masing.
Jenazah Akmal langsung dimakamkan di TPU Pancasila, tak jauh dari kediamannya.
Pihak keluarga menyebut almarhum dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah dan aktif mengikuti pengajian di lingkungan sekitar.
“Kami sudah mengikhlaskan kepergian adik saya. Semua prosesi pemakaman sudah dipersiapkan,” kata Mukti, kakak korban.
Diketahui, sebelum kejadian, Akmal sempat pamit keluar rumah pada Senin dini hari untuk melihat kondisi pasang surut air Sungai Musi.
Namun hingga pagi, ia tidak kunjung kembali. Pakaian miliknya ditemukan di tepi sungai, hingga muncul dugaan bahwa ia tergelincir dan tenggelam. (*/red)
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…