Menurutnya, kondisi mobil tersebut sudah mustahil dikemudikan. Upaya penarikan pun dilakukan menggunakan mobil double cabin.
BACA JUGA: Banjir Datang Tengah Malam, Prabumulih Kocar-Kacir: Warga Tak Sempat Selamatkan Harta!
Bila itu gagal, truk besar di belakangnya siap menjadi ‘penyelamat’.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Sungai Menang Eka Mardia membenarkan situasi tersebut.
Ia menyebutkan bahwa jalan-jalan di dusun seperti Desa Sidomulyo—khususnya di Dusun Talang Sulit atau yang kerap disebut Rimba Naning—memang sudah lama berada dalam kondisi kritis.
“Jalan itu menghubungkan Cengal ke Sungai Menang. Warga tak punya pilihan selain lewat jalur itu sebagai akses utama,” terangnya.
Ia menjelaskan hujan deras yang turun nyaris tanpa jeda selama dua pekan adalah biang kerok utama kerusakan.
Jalan yang sebenarnya sedang dalam proses perbaikan itu akhirnya tak mampu menahan curah hujan, memaksa warga memutar lewat jalan pintas yang sebelumnya dibuat perusahaan.
BACA JUGA: 153 Desa Terancam Tenggelam? Banyuasin Resmi Siaga Banjir, Warga Diminta Bersiap!
Soal minibus putih yang viral tenggelam di kubangan, Eka memastikan proses evakuasi sudah tuntas.
“Mobil dari Kayuagung itu hendak menuju Sungai Menang, namun terperosok di kubangan. Sekarang sudah aman, sudah berhasil ditarik,” ujarnya.
Meski begitu, warga berharap perbaikan lebih permanen bisa segera dilakukan.
Bagi mereka, jalan bukan sekadar akses fisik, tapi nadi yang menghubungkan aktivitas, ekonomi, dan kebutuhan sehari-hari—dan nadi itu kini sedang terhenti di genangan lumpur. (*/red)






