Modus Hipnotis di Mall Bengkulu Terbongkar! Dua Mahasiswi Jadi Korban, Pelaku Ditangkap dalam Operasi Dramatis

oleh -101 Dilihat
oleh
Pelaku hipnotis yang menipu dua mahasiswi di mall Bengkulu akhirnya ditangkap tim gabungan Polres Pagar Alam dan Polresta Bengkulu. Kerugian korban capai Rp38 juta. Foto: istimewa

Ringkasan Berita:

° Tim gabungan Serigala Hitam Polres Pagar Alam dan Macan Gading Polresta Bengkulu menangkap IW (35).

° Ia merupakan pelaku hipnotis yang memperdaya dua mahasiswi di mall Bengkulu dengan kerugian Rp38 juta.

° Pelaku ditangkap di Pagar Alam, sementara satu rekannya masih buron.


BENGKULU, LINTANGPOS.com – Aroma kopi dari kios-kios di dalam sebuah mall di Kota Bengkulu pada Minggu siang itu seharusnya menjadi suasana nyaman bagi dua mahasiswi yang tengah berbelanja.

Namun tanpa mereka sadari, langkah mereka akan berubah menjadi awal dari skenario kejahatan yang didalangi seorang pria berusia 35 tahun bernama IW.

IW, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagar Alam Selatan, telah lama menjadi bayang-bayang keresahan.

Gaya bicaranya yang halus, penampilan meyakinkan, hingga celotehannya yang mengaku baru datang dari Malaysia, menjadi senjata utama untuk mengurai kewaspadaan calon korban.

Dua mahasiswi itu bukan yang pertama kali terperdaya, tapi mereka menjadi bagian dari episode terbaru yang justru membuka jalan bagi penangkapannya.

Ipda Dusman, Kanit Reskrim Polres Pagar Alam, membenarkan bahwa laporan mengenai tindak kejahatan tersebut datang dari Tim Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu.

BACA JUGA: IRT Terseret 10 Meter Demi Pertahankan Dompet: Pelaku Jambret dari Bengkulu Akhirnya Ditangkap!

“Korbannya dua orang, pelaku melakukan aksinya saat korban berada di salah satu mall di Kota Bengkulu,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Modusnya sederhana tapi mematikan: berbincang dengan santun, mengalihkan obrolan ke pameran, lalu menyisipkan sugesti halus yang membuat korban menuruti semua instruksi.

Seolah-olah tersihir, kedua mahasiswi itu mengikuti pelaku keluar mall dan meninggalkan barang berharganya.

Laptop, dua ponsel, iPhone 15, hingga perhiasan emas raib dalam hitungan menit. Total kerugian mencapai Rp38 juta.

Melacak jejak IW bukan perkara mudah. Namun laporan cepat dari Tim Macan Gading menjadi pemantik bagi Tim Opsnal Serigala Hitam Polres Pagar Alam untuk bergerak.

Setelah penyelidikan dilakukan, informasi penting masuk: pelaku berada di Pagar Alam.

BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Pantau Perbaikan Jalan Provinsi Pagaralam–Kepahiang yang Ambles

Tanpa menunggu lama, dua tim ini bersinergi. Operasi gabungan digelar, dan IW akhirnya dibekuk tanpa perlawanan.

“Setelah kami menerima laporan, kami lakukan penyelidikan hingga mendapat informasi pelaku berada di Pagar Alam,” jelas Ipda Dusman.

Meski IW telah diamankan bersama sejumlah barang bukti, satu rekannya justru menghilang.

Kini ia berstatus DPO, dan pengejaran terus dilakukan untuk membongkar jaringan hipnotis yang diyakini tidak berdiri sendiri.

Di tengah kesibukan mall yang selalu ramai, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kejahatan tak selalu datang dengan wajah tegang.

Kadang ia tersenyum, berbicara lembut, dan datang dari seseorang yang mengaku baru turun dari pesawat.

BACA JUGA: Pemkot Pagaralam Siapkan Rehabilitasi Pasar dan Terminal Nendagung

Polisi memastikan proses hukum berjalan, sementara masyarakat diimbau tetap waspada—sebab kejahatan seperti ini sering kali bekerja dalam senyap.  (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search