Ringkasan Berita:
° Motorola memperkenalkan Edge 70, ponsel ultrathin dengan baterai 4.800 mAh yang unggul jauh dari iPhone Air dan Galaxy S25 Edge.
° Diluncurkan di Eropa dan China lebih dulu, perangkat ini membawa Moto AI, kamera resolusi tinggi, fast charging 68W, serta rating IP68/IP69.
Jakarta, LintangPos.com – Motorola kembali menggoyang pasar ponsel ultrathin dengan meluncurkan Edge 70 pada Rabu lalu.
Meski sedikit lebih tebal dari dua kompetitor utamanya—iPhone Air dan Samsung Galaxy S25 Edge—perangkat baru ini justru tampil lebih tangguh dengan kapasitas baterai yang jauh lebih besar.
Peluncuran ini sekaligus mengonfirmasi bocoran-bocoran sebelumnya terkait strategi Motorola dalam memasuki segmen ponsel supertipis yang kini sedang berada di titik krusial.
Penjualan iPhone Air disebut melemah, sementara Samsung dikabarkan mempertimbangkan untuk menghentikan lini S25 Edge akibat menurunnya minat pasar.
Eropa dan China Jadi Pasar Perdana
Pengguna di Eropa dan Tiongkok akan menjadi yang pertama menjajal Edge 70—yang di China hadir dengan nama X70 Air.
BACA JUGA: iPhone Air Kalah Tipis! Motorola Edge 70 Tampil Elegan, Baterai 2x Lebih Awet dari Apple
Belum ada kepastian kapan perangkat ini akan masuk ke pasar Amerika Serikat, yang biasanya memperoleh versi Edge dengan spesifikasi lebih midrange.
Meski begitu, model internasional Edge 70 tetap memberi gambaran cukup jelas mengenai kemungkinan fitur yang akan dibawa ke AS nantinya.
Lebih Berat dari Kompetitor, tapi Tetap Ringan
Motorola Edge 70 memiliki ketebalan 5,99 mm dan bobot 159 gram.
Sebagai perbandingan, iPhone Air hadir dengan ketebalan 5,6 mm (165 gram), sementara Galaxy S25 Edge berukuran 5,8 mm (163 gram).
Jika melihat lini Edge sebelumnya, Edge 70 termasuk yang paling ringan.
BACA JUGA: Redmi Note 15 5G Siap Guncang Pasar Indonesia! Spek Kelas Atas, Harga Cuma Rp 2 Jutaan?
Model 2025 di AS berbobot 181 gram karena memiliki kamera telefoto tambahan, sedangkan model 2023 berada di kisaran 168 gram.
Baterai 4.800 mAh Mengalahkan Semua Rival Tipis
Keunggulan utama Edge 70 ada pada baterai 4.800 mAh yang berbahan silicon-carbon—lebih padat energi dibanding lithium-ion tradisional pada kompetitornya.
Galaxy S25 Edge hanya membawa 3.900 mAh, dan iPhone Air lebih kecil lagi dengan 3.149 mAh.
Motorola mengklaim Edge 70 mampu memutar video hingga 29 jam nonstop serta 38 jam untuk pemakaian campuran.
Mendukung pengisian cepat 68W, ponsel ini jauh lebih unggul dari iPhone Air dan Galaxy S25 Edge yang hanya 25W. Wireless charging 15W pun tetap tersedia.
BACA JUGA: Vivo Y27s NFC Resmi Rilis! HP 2 Jutaan Rasa Sultan, Spek Kelas Atas Bikin Pesaing Ketar-Ketir
Tiga Kamera Beresolusi Tinggi
Motorola membekali Edge 70 dengan tiga kamera resolusi tinggi yang dilengkapi sensor cahaya 3-in-1 untuk sensitivitas dan eksposur lebih akurat.
Detail lengkap lensa tidak diungkap dalam data awal, tetapi fokus Motorola ada pada konsistensi kualitas pemotretan, termasuk dalam kondisi minim cahaya.
Moto AI Jadi Andalan
Edge 70 membawa rangkaian fitur kecerdasan buatan Moto AI. Salah satunya Next Move, yang memberikan saran proaktif berdasarkan konten di layar.
Fitur lain yang turut hadir mencakup Playlist Studio, Catch Me Up untuk merangkum notifikasi, Pay Attention, serta Remember This yang memudahkan penyimpanan informasi penting.
BACA JUGA: Samsung Galaxy Z Trifold Resmi Dipamerkan: Ponsel 3-Lipatan Pertama yang Siap Guncang Pasar!
Tahan Air dan Debu
Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, setara bahkan sedikit melampaui standar yang diusung Samsung Galaxy S25, iPhone 16, dan Google Pixel 10.
Motorola menawarkan tiga pilihan warna Pantone: bronze green, lily pad, dan gadget gray.
Apakah Ponsel Tipis Masih Diminati?
Menurut analis ponsel CNET, Abrar Al-Heeti, ponsel ultrathin memang sempat diragukannya, namun pengalaman menggunakan Oppo Find N5, Galaxy S25 Edge, dan iPhone Air mengubah pandangannya.
“Rasanya menyegarkan memakai sesuatu yang terasa inovatif. Saya terkejut seberapa nyaman ponsel ringan digunakan,” ujarnya.
BACA JUGA: iPhone Air Kalah Tipis! Motorola Edge 70 Tampil Elegan, Baterai 2x Lebih Awet dari Apple
Meski begitu, masa depan ponsel supertipis belum sepenuhnya cerah. Kapasitas baterai yang lebih kecil serta keterbatasan kamera kerap menjadi kompromi yang harus diterima pengguna.
“Tantangan pembuat ponsel adalah meminimalkan berbagai kompromi itu agar ponsel tipis dapat menarik lebih banyak orang,” kata Al-Heeti.
Dengan kombinasi desain tipis, baterai besar, dan kecerdasan buatan, Edge 70 tampaknya mencoba menjawab tantangan tersebut—dan pasar akan menjadi juri akhirnya. (*/red)






