Bahasa Inggris wajib diajarkan di SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan besar-besaran bagi guru demi kualitas pembelajaran yang optimal. Foto: dok/IST
Ringkasan Berita:
° Pemerintah memastikan Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas III SD pada 2027.
° Kebijakan ini dibarengi pelatihan 100.000 guru sejak 2026 sebagai langkah strategis menyiapkan SDM pendidikan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Kebijakan pendidikan kembali mencuri perhatian publik.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas III Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2027.
Kebijakan ini bukan sekadar perubahan kurikulum, melainkan langkah besar dalam menyiapkan generasi muda Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan global.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan, penerapan Bahasa Inggris wajib di SD tidak dilakukan secara tergesa-gesa.
Pemerintah justru memulai dari hulu: menyiapkan para guru melalui program pelatihan besar-besaran yang akan dimulai pada 2026.
“Bahasa Inggris akan menjadi kebutuhan penting bagi anak-anak kita ke depan. Karena itu, guru harus disiapkan terlebih dahulu agar mampu mengajarkannya dengan baik, sesuai dengan karakter peserta didik sekolah dasar,” kata Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026).
BACA JUGA: BOSP SMP Dibedah Tuntas, RKAS Kini Wajib Berbasis Rapor Pendidikan
Salah satu poin penting dalam kebijakan ini adalah pelibatan sekitar 100.000 guru dari seluruh Indonesia dalam program pelatihan Bahasa Inggris tahap awal.
Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah agar kebijakan ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan secara merata di sekolah-sekolah dasar.
Mulai tahun 2026, guru-guru SD sudah dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan Bahasa Inggris.
Program ini akan dikoordinasikan oleh Balai Guru di masing-masing wilayah, sehingga pelaksanaannya menyesuaikan dengan konteks dan kebutuhan daerah.
Untuk wilayah Jawa Tengah, misalnya, pelatihan akan berada di bawah koordinasi Balai Guru Jawa Tengah dengan pendampingan tenaga ahli yang telah ditunjuk oleh kementerian.
BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang
Skema ini diharapkan mampu menjaga kualitas pelatihan sekaligus memastikan materi yang diajarkan relevan dengan kondisi riil di sekolah.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa guru adalah kunci utama keberhasilan setiap kebijakan kurikulum.
Ferry Irwandi mengingatkan bahwa semakin seseorang berilmu dan terampil, semakin penting untuk tetap rendah hati…
Tangki air Perumda Tirta Seguring Betung terbalik saat membawa suplai air ke Sekolah Rakyat. Dua…
Polres Empat Lawang menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi petani dan mengingatkan warga agar tidak membuka…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Empat Lawang, Suparno, memberikan tanggapan terkait dugaan perundungan
Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang diduga menjadi korban perundungan hingga cedera tangan dan harus dipulangkan…
People pleaser kerap mengutamakan kebahagiaan orang lain hingga lupa mengenali dan memenuhi kebutuhan dirinya sendiri.