KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Suasana Balai Desa Air Selimang, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, tampak lebih hidup dari biasanya pada Rabu (24/9/2025).
Sejumlah perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga unsur keamanan berkumpul dalam sebuah forum penting: Musyawarah Desa (Musdes) serah terima hasil pembangunan peningkatan Gedung Serbaguna Desa Air Selimang Tahun Anggaran 2025.
Bagi masyarakat setempat, agenda tersebut bukan sekadar pertemuan formal.
Musyawarah itu menjadi momentum menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya tentang berdirinya sebuah bangunan baru, tetapi juga tentang bagaimana prosesnya dikawal bersama, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Gedung serbaguna yang kini telah selesai ditingkatkan itu merupakan salah satu proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2025.
Pemerintah desa menjadikan forum Musdes sebagai ruang resmi untuk menyampaikan laporan hasil pembangunan sekaligus memastikan seluruh prosesnya diketahui masyarakat.
BACA JUGA: 19 Warga Terima BLT! Dua Desa di Muara Pinang Gelar Musdes Maraton Bahas RKPDes 2026
Kepala Desa Air Selimang, Supardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua BPD beserta anggota, tokoh masyarakat, tim ahli, pendamping desa, serta Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang telah mendukung dan mengawasi pembangunan peningkatan gedung serbaguna ini,” ujar Supardi di hadapan peserta musyawarah.
Ia menjelaskan, peningkatan gedung serbaguna ini merupakan upaya pemerintah desa untuk menghadirkan fasilitas publik yang lebih representatif bagi masyarakat.
Selama ini, berbagai kegiatan desa seperti rapat warga, acara sosial, hingga kegiatan pemerintahan sering menggunakan ruang terbatas.
Dengan bangunan yang kini lebih baik dan layak, Supardi berharap gedung tersebut dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat desa.
“Gedung ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, pemerintahan, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya,” katanya.
Musdes tersebut juga menjadi simbol komitmen pemerintah desa dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa.
Seluruh tahapan pembangunan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk proses pengerjaan hingga hasil akhir pembangunan.
Partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Kehadiran tokoh masyarakat dan perwakilan warga dalam musyawarah memberikan ruang untuk menyampaikan pandangan sekaligus memastikan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan desa.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Seberang Musi turut menyampaikan apresiasi atas rampungnya proyek peningkatan Gedung Serbaguna Desa Air Selimang.
Ia menilai pembangunan tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan fasilitas umum di desa.
BACA JUGA: Kapolsek Talang Padang Hadiri Musdes RKPDes 2026 di Desa Remantai
Menurutnya, keberadaan gedung serbaguna yang memadai dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat kehidupan sosial di desa.
“Selamat atas selesainya peningkatan gedung serbaguna ini. Semoga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran unsur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa yang aman dan transparan.
Bagi warga Air Selimang, gedung serbaguna bukan sekadar bangunan fisik.
Ia menjadi simbol kebersamaan dan ruang pertemuan berbagai kegiatan masyarakat desa.
Dari rapat pembangunan hingga acara sosial, semuanya berpotensi berlangsung di tempat yang sama.
Lebih dari itu, proses serah terima melalui Musdes menjadi pengingat bahwa pembangunan desa sejatinya merupakan kerja bersama—antara pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai unsur pendamping dan pengawas.
Dengan rampungnya peningkatan Gedung Serbaguna Desa Air Selimang pada tahun 2025 ini, pemerintah desa menegaskan komitmen untuk terus mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan pembangunan.
Ke depan, pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang selesai, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat.
Di Air Selimang, sebuah gedung serbaguna kini berdiri lebih kokoh.
Namun yang lebih penting, semangat gotong royong dan transparansi yang melandasi pembangunannya diharapkan terus menjadi fondasi bagi kemajuan desa. (*/drl)






