Tak hanya itu, program ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam rencana pembangunan desa.
Berbeda dengan pendekatan sebelumnya, pengelolaan program ini akan langsung ditangani oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa.
Kepala Desa Meranti Jaya, Amrullah, menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran serta komitmen bersama agar setiap program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan desa bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh. Karena itu, setiap proses harus kita jalankan dengan serius dan transparan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar forum formal, Musdes pra pelaksanaan ini juga menjadi cerminan bahwa pembangunan desa akan semakin kuat jika dilakukan melalui musyawarah dan kolaborasi.
Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, setiap kebijakan yang diambil diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Harapan besar pun disematkan pada pelaksanaan program pembangunan tahun 2026.
Pemerintah Desa Meranti Jaya optimistis seluruh rencana yang telah disepakati dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga.
BACA JUGA: Polsek Talang Padang Hadiri Musdes RKPDes 2026, Dukung Pembangunan Transparan dan Aman
Di tengah berbagai tantangan pembangunan, langkah yang diambil Desa Meranti Jaya menunjukkan bahwa kekuatan utama desa terletak pada kebersamaan.
Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, pembangunan bukan lagi sekadar rencana, melainkan gerakan nyata menuju kesejahteraan bersama. (*/drl)





