Musdes Meranti Jaya 2026 Bahas Jalan Baru, BLT dan Pangan

oleh -56 Dilihat
oleh
Musdes Meranti Jaya bahas pembangunan 2026: jalan beton, BLT warga, dan program ketahanan pangan berbasis Bumdes. (*/lintangpos/drl)

KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Di tengah semangat membangun dari pinggiran, Desa Meranti Jaya, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan Pembangunan Tahun 2026.

Forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memastikan arah pembangunan desa benar-benar berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.

Sejak awal kegiatan, suasana kebersamaan terasa kuat.

Hadir dalam musyawarah tersebut perangkat desa, unsur kecamatan, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, hingga perwakilan masyarakat.

Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.

Musdes menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menyelaraskannya dengan rencana kerja pemerintah desa.

BACA JUGA: Musdes Air Selimang: Gedung Serbaguna Baru, Wujud Transparansi Dana Desa

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan teknis pelaksanaan pembangunan, penentuan skala prioritas program, hingga sinkronisasi usulan masyarakat dengan kebijakan desa.

Hasilnya, sejumlah program prioritas untuk tahun anggaran 2026 berhasil disepakati.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan fisik berupa rehabilitasi jalan rabat beton sepanjang 150 meter dengan lebar 2,50 meter yang berlokasi di Dusun 2.

Infrastruktur jalan ini dinilai sangat penting karena menjadi akses vital bagi mobilitas warga, termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

Selain pembangunan fisik, aspek sosial juga menjadi perhatian serius.

Pemerintah desa menetapkan sebanyak 8 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

BACA JUGA: 19 Warga Terima BLT! Dua Desa di Muara Pinang Gelar Musdes Maraton Bahas RKPDes 2026

Penyaluran bantuan ini diprioritaskan bagi warga yang masuk kategori miskin ekstrem serta lanjut usia.

Adapun besaran bantuan yang akan diterima adalah Rp300 ribu per bulan, yang direncanakan untuk periode Januari hingga Maret.

Tak hanya itu, program ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam rencana pembangunan desa.

Berbeda dengan pendekatan sebelumnya, pengelolaan program ini akan langsung ditangani oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa.

Kepala Desa Meranti Jaya, Amrullah, menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

BACA JUGA: Datang Mau Liputan, Pulang Berdarah-darah! Kisah Suharman yang Diduga Dikeroyok Warga Ogan Ilir Gara-Gara Disangka Merekam Musdes

Ia menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran serta komitmen bersama agar setiap program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan desa bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh. Karena itu, setiap proses harus kita jalankan dengan serius dan transparan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar forum formal, Musdes pra pelaksanaan ini juga menjadi cerminan bahwa pembangunan desa akan semakin kuat jika dilakukan melalui musyawarah dan kolaborasi.

Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, setiap kebijakan yang diambil diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Harapan besar pun disematkan pada pelaksanaan program pembangunan tahun 2026.

Pemerintah Desa Meranti Jaya optimistis seluruh rencana yang telah disepakati dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga.

BACA JUGA: Polsek Talang Padang Hadiri Musdes RKPDes 2026, Dukung Pembangunan Transparan dan Aman

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, langkah yang diambil Desa Meranti Jaya menunjukkan bahwa kekuatan utama desa terletak pada kebersamaan.

Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, pembangunan bukan lagi sekadar rencana, melainkan gerakan nyata menuju kesejahteraan bersama. (*/drl)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.