Musdes Meranti Jaya bahas pembangunan 2026: jalan beton, BLT warga, dan program ketahanan pangan berbasis Bumdes. (*/lintangpos/drl)
KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Di tengah semangat membangun dari pinggiran, Desa Meranti Jaya, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan Pembangunan Tahun 2026.
Forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memastikan arah pembangunan desa benar-benar berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.
Sejak awal kegiatan, suasana kebersamaan terasa kuat.
Hadir dalam musyawarah tersebut perangkat desa, unsur kecamatan, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, hingga perwakilan masyarakat.
Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.
Musdes menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menyelaraskannya dengan rencana kerja pemerintah desa.
BACA JUGA: Musdes Air Selimang: Gedung Serbaguna Baru, Wujud Transparansi Dana Desa
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan teknis pelaksanaan pembangunan, penentuan skala prioritas program, hingga sinkronisasi usulan masyarakat dengan kebijakan desa.
Hasilnya, sejumlah program prioritas untuk tahun anggaran 2026 berhasil disepakati.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan fisik berupa rehabilitasi jalan rabat beton sepanjang 150 meter dengan lebar 2,50 meter yang berlokasi di Dusun 2.
Infrastruktur jalan ini dinilai sangat penting karena menjadi akses vital bagi mobilitas warga, termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.
Selain pembangunan fisik, aspek sosial juga menjadi perhatian serius.
Pemerintah desa menetapkan sebanyak 8 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).
BACA JUGA: 19 Warga Terima BLT! Dua Desa di Muara Pinang Gelar Musdes Maraton Bahas RKPDes 2026
Penyaluran bantuan ini diprioritaskan bagi warga yang masuk kategori miskin ekstrem serta lanjut usia.
Adapun besaran bantuan yang akan diterima adalah Rp300 ribu per bulan, yang direncanakan untuk periode Januari hingga Maret.
Page: 1 2
Kebiasaan bermain gadget hingga begadang ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Rama Satya (@productivityboii) membagikan tiga…
Lovlavina membagikan perubahan pandangannya soal pakaian. Kini, ia lebih nyaman dengan outfit simpel dan warna…
Prilly Latuconsina membagikan pandangannya tentang kemandirian perempuan, stigma gender, hingga makna pernikahan dalam perbincangan bersama…
Telkom menyatakan siap mendukung digitalisasi Pemkab Empat Lawang, terutama konektivitas perkantoran baru dan interkoneksi perangkat…
Prof Suratman menilai Empat Lawang layak menjadi kawasan transmigrasi masa depan dengan konsep berbasis kopi,…
Bupati Joncik Muhammad mendorong Empat Lawang menjadi kawasan transmigrasi, dengan mengandalkan potensi lahan dan pengembangan…