Yang tak kalah menarik, Newcastle juga punya Roman Dowell, rekan dekat Mair sekaligus partnernya di akademi dan timnas.
Keduanya sama-sama dipanggil ke skuat Inggris U-17 pada bulan ini.
Mair menjadi starter dalam kemenangan 2-1 atas Venezuela, sementara Dowell tampil gemilang dalam laga penuh drama yang berakhir 7-5 melawan Jerman.
Pelatih kiper akademi, James Montgomery, menegaskan bahwa hubungan erat antara Mair dan Dowell justru menjadi modal besar.
Mereka bukan hanya bersaing sehat, tetapi juga saling mendukung, baik di dalam maupun luar lapangan.
BACA JUGA: Alexis Mac Allister Umumkan Kelahiran Putri, Banjir Ucapan Selamat
“Mereka sahabat baik, dan itu membuat perkembangan mereka semakin cepat. Saling dorong, saling belajar, itu aset besar bagi klub,” ujar Montgomery.
Di balik perkembangan para kiper muda ini, Newcastle memang memiliki jajaran pelatih berpengalaman.
Dari Adam Bartlett, Shwan Jalal, Tony Caig, hingga Steve Harper, semuanya punya rekam jejak kuat.
Bahkan untuk level U-21 dan kelompok usia dini, ada Ben Ascroft dan Michael Poolan yang dinilai mampu mencetak program latihan berkualitas.
Tak berlebihan jika Montgomery menyebut departemen kiper Newcastle sebagai salah satu yang paling solid di Inggris.
“Kami semua ingin berkembang lebih baik dari tahun ke tahun. Ada banyak kiper muda berbakat, dan tujuan kami jelas: menjadikan mereka yang terbaik di Inggris,” tegasnya.
BACA JUGA: Manchester United dan Liverpool Terima Manfaat Besar dari FIFA Club Benefits Programme
Di tengah kesibukan tim utama menghadapi musim yang penuh tantangan di Premier League dan Liga Champions, Newcastle tetap konsisten memberi panggung untuk generasi muda.
Dengan Harris, Mair, dan Dowell yang terus menunjukkan progres, masa depan gawang St James’ Park tampaknya benar-benar berada dalam “safe hands”. (*/red)






