Categories: Nasional Pendidikan

NRG 2025 Bikin Guru Deg-degan: Lulus PPG Belum Cukup, Tunjangan Bisa Mandek Berbulan-Bulan!

Ringkasan Berita:

° Banyak guru lulusan PPG kaget karena tunjangan tidak cair meski sudah lulus UP dan UKin.

° Pemerintah menegaskan NRG wajib valid sebelum SKTP dan TPG diproses.

° Alur NRG 2025 yang makin ketat membuat sinkronisasi data lintas sistem jadi penentu utama cepat-lambatnya hak guru cair.


JAKARTA, LINTANGPOS.com Di banyak grup WhatsApp guru, satu topik sedang bikin resah: Nomor Registrasi Guru (NRG).

Meski terdengar administratif, nomor kecil inilah yang menentukan apakah seorang guru profesional bisa menerima tunjangan atau justru menunggu berbulan-bulan tanpa kepastian.

Selama ini, tidak sedikit guru lulusan PPG yang mengira perjalanan mereka selesai setelah menaklukkan UP dan UKin.

“Tinggal nunggu sertifikat, habis itu TPG cair,” begitu kira-kira anggapan umum. Sayangnya, tahun 2025 membawa kenyataan berbeda.

NRG Jadi “Gerbang Utama” SKTP dan TPG

Pemerintah menegaskan bahwa NRG kini wajib terbit dan tervalidasi sebelum SKTP dapat diproses.

BACA JUGA: Akhirnya Cair! Pemerintah Umumkan Jadwal Lengkap TPG 100%, THR, dan Gaji ke-13 Guru — Ini Tanggal Pastinya!

Tanpa status “NRG Valid” di Info GTK, sistem otomatis menganggap sertifikasi guru belum lengkap.

Konsekuensinya? Tunjangan Profesi Guru (TPG) tidak bisa dicairkan meski semua syarat akademik sudah terpenuhi.

Sebagian guru baru kaget ketika mengetahui bahwa keterlambatan satu data kecil saja—misalnya spasi nama atau huruf kapital yang tidak sesuai—dapat menghentikan seluruh alur penerbitan NRG.

Alur Baru 2025: Lebih Ketat, Lebih Sensitif

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, NRG 2025 melibatkan sinkronisasi lebih ketat karena datanya harus cocok di empat sistem: SIMPKB, Dapodik, PDSPK, dan Info GTK.

Jika satu saja tidak klop, proses berhenti.

BACA JUGA: Dibilang Bonus, Kok Berasa Hukuman? Guru Curhat Pahitnya TPG 100% yang Tak Kunjung Cair

Alurnya dimulai dari unggahan kelulusan peserta oleh LPTK ke SIMPKB.

Setelah itu, PDSPK memverifikasi data secara nasional, sementara di sisi sekolah operator harus memastikan bahwa data di Dapodik benar-benar identik dengan data PPG: nama, NIK, tanggal lahir, hingga linieritas mata pelajaran.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Dapodik info GTK NRG PDSPK PPG sertifikasi guru SIMPKB sinkronisasi data guru SKTP TPG

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

PAD Minim, Herman Deru Sebut Empat Lawang Harus Didorong Pembangunannya

Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…

1 jam ago
  • Berita
  • Regional
  • Sumsel

Herman Deru Ungkap Kuota Solar Sumsel Jauh di Bawah Kebutuhan

Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…

1 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Herman Deru: Jalan Terputus, Ongkos Masyarakat Jangan Bertambah

Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Jalan Pagaralam-Bengkulu Jadi Jalan Nasional

Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.

10 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Ground Breaking Jembatan Napalan, Arus dari Arah Pagaralam Dialihkan

Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hari Ini! Herman Deru Ground Breaking Jembatan di Empat Lawang

Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…

13 jam ago