“Terima kasih atas informasinya, akan kami cek terlebih dahulu laporannya,” ujarnya singkat.
Kasus ini sontak menjadi perbincangan hangat di internal kepolisian dan masyarakat Sumsel.
Banyak pihak menilai, perilaku tidak pantas seorang anggota Polri, apalagi terekam dalam video, dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kini, publik menunggu langkah tegas Polda Sumsel terhadap oknum Brimob tersebut.
Apabila terbukti bersalah, Bripda AH terancam sanksi berat, mulai dari pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) hingga proses pidana atas dugaan penelantaran istri dan anak. (*/red)






