Categories: Olahraga

Oliver Kahn Peringatkan Bundesliga: Berhenti Bersembunyi di Balik Tradisi!

“Kalau kita tak bangun sekarang, Bundesliga bisa berubah menjadi semacam liga pelatihan untuk liga-liga besar,” ujarnya.

Eks penjaga gawang yang juga pernah menjabat CEO Bayern itu menilai kesenjangan finansial menjadi sumber utama masalah.

Pendapatan terbatas, kebijakan investasi yang terlalu kaku, dan penolakan terhadap investor dianggap membuat Bundesliga sulit tumbuh.

Tradisi Tak Harus Hilang, tapi Harus Adaptif

Meski mendesak perubahan, Kahn menegaskan bahwa membuka diri terhadap investasi bukan berarti menjual klub ke investor asing.

BACA JUGA: Rafa Benitez Resmi Tangani Panathinaikos, Jadi Pelatih dengan Gaji Tertinggi dalam Sejarah Liga Yunani

Menurutnya, yang dibutuhkan adalah model baru yang bisa menjaga nilai klub sambil menciptakan sumber daya finansial berkelanjutan.

“Menjual tradisi bukan solusinya. Tapi mencari cara agar klub tetap bernilai dan bisa tumbuh, itu tugas klub profesional,” jelasnya.

Komentar ini muncul di tengah kontroversi rencana DFL (Deutsche Fußball Liga) yang sempat menuai protes suporter karena membuka kemungkinan investasi eksternal.

Kahn menganggap perdebatan itu sehat, tapi mengingatkan bahwa waktu untuk bertindak semakin sempit.

Kane Ikut Menyoroti Perbedaan Liga

Bukan hanya Kahn, Harry Kane — striker Bayern yang datang dari Tottenham — juga menyoroti perbedaan antara Premier League dan Bundesliga.

BACA JUGA: Klub Legendaris Portugal Terancam Didepak dari Liga Regional

Menurut kapten timnas Inggris itu, gaya bermain di Jerman lebih terbuka dan ofensif, tapi secara organisasi dan komersial, Premier League jauh lebih matang.

“Atmosfer Bundesliga luar biasa, tapi Premier League punya jangkauan global yang tak tertandingi,” ujar Kane.

Pernyataan Kane sejalan dengan kekhawatiran Kahn bahwa Bundesliga mulai kehilangan daya tarik internasional dan kesulitan menarik pemain top dunia.

Dari Kejayaan ke Ketertinggalan

Dalam satu dekade terakhir, hanya Bayern Munich (2020) dan Eintracht Frankfurt (2022) yang mampu menjuarai kompetisi Eropa. Sementara itu, klub-klub Inggris dan Spanyol terus mendominasi.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Bayern Munich Bundesliga investasi klub masa depan finansial sepak bola Jerman Oliver Kahn perbandingan Bundesliga dan Premier League peringatan Oliver Kahn untuk Bundesliga Premier League Real Madrid sepak bola Jerman strategi Real Madrid dalam investasi tradisi sepak bola

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Bangkit, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik

Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…

2 hari ago
  • Artikel
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Api Berkobar di Tebing Alay, BPBD Turunkan Enam Personel

Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Delapan Pekerja Sekolah Rakyat Dipulangkan, Buntut Aksi Ngadu ke Bupati

Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…

3 hari ago