OnePlus 15 Bikin Fans Kaget: Flagship Baru yang Malah Mundur? Benarkah OPPO ‘Menahan’ OnePlus?

oleh -67 Dilihat
oleh
OnePlus 15 menawarkan performa kuat tapi penuh kompromi. Teori baru menyebut OPPO sengaja membatasi kemajuan OnePlus demi melindungi lini Find X. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° OnePlus 15 hadir dengan chipset kencang dan baterai jumbo, tapi justru membawa beberapa penurunan dari pendahulunya.

° Muncul teori bahwa OPPO sengaja membatasi inovasi OnePlus agar tidak menyaingi lini flagship Find X. Apakah benar ada sabotase internal?


JAKARTA, LINTANGPOS.com – OnePlus akhirnya merilis OnePlus 15, dan sekilas perangkat ini terlihat seperti paket lengkap: Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang kencang (meski cenderung panas), baterai 7.300mAh, serta dukungan pengisian cepat kabel maupun nirkabel.

Di atas kertas, ini adalah mimpi para penggemar Android. Tapi begitu ditelisik lebih dalam, rasa-rasanya ada sesuatu yang janggal.

Para penggemar OnePlus mulai merasakan pola aneh: setiap kali OnePlus merilis flagship yang benar-benar memukau, generasi berikutnya justru mundur selangkah.

Dan OnePlus 15 tampaknya mengikuti pola itu.

Kamera Downgrade, Layar Turun Kelas

OnePlus 15 membawa perubahan yang sulit dielakkan oleh para penggemar: sistem kameranya justru lebih lemah dibanding OnePlus 13.

BACA JUGA: OnePlus 15R ‘Monster Baru’ di Kelas Budget-Flagship: Bocoran Spek Gila, Baterai Raksasa, Harga Bisa Bikin Pesaing Ketar-Ketir!

Sensor utama, telefoto, dan ultrawide diganti dengan yang lebih kecil, sementara aperture ikut menyempit.

Memang, ada sedikit peningkatan di zoom periskop 3.5x, tapi secara keseluruhan, ini terasa sebagai langkah mundur setelah OnePlus 13 memukau dengan pengalaman kamera yang solid.

Layar juga menjadi sorotan. Dari QHD+ 120Hz di OnePlus 13 turun ke panel 1.5K 165Hz di OnePlus 15.

OnePlus mengklaim panel baru ini lebih mahal dan QHD+ 165Hz tidak feasible. Tetap saja, secara persepsi, fans melihat ini sebagai degradasi.

Belum lagi keputusan mengganti alert slider — ikon khas OnePlus — dengan tombol shortcut. Ada yang suka, tapi lebih banyak yang merasa kehilangan identitas klasik OnePlus.

Pola Lama yang Berulang

BACA JUGA: Bukan Sekadar Ponsel — OPPO Find X9: Studio Fotografi 200MP yang Bisa Masuk Saku Anda!

Ini bukan kejadian pertama. OnePlus 11 terasa aneh setelah 10 Pro. OnePlus 10T bahkan dianggap titik terendah: tanpa alert slider, kamera seadanya, dan rating IP minim.

Bahkan seri 8 dulu pun dilema gara-gara harga yang melonjak tanpa peningkatan berarti.

Setiap kali OnePlus menunjukkan potensi menjadi penantang serius Samsung dan Apple, edisi berikutnya tampak seperti ditahan-tahan.

Teori Lama Muncul Lagi: OPPO Menahan OnePlus?

Teori yang sempat muncul beberapa tahun lalu kembali bergema: apakah OPPO sengaja mengerem inovasi OnePlus?

OnePlus dan OPPO memang berada di bawah payung yang sama.

BACA JUGA: OPPO Find X9 Siap Debut Global November: Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo Jadi Andalan

Ketika OnePlus membuat ponsel yang terlalu bagus, ia berpotensi menggerus pasar OPPO, terutama seri premium Find X.

Dan ketika OnePlus 13 menjadi salah satu flagship terbaik saat itu, OnePlus 15 justru tampil lebih hati-hati.

Salah satu contoh mencolok adalah soal Hasselblad. OnePlus dulu bangga dengan kolaborasi itu, tapi kini justru OPPO yang mempertahankannya di Find X9, sementara OnePlus 15 kehilangan branding tersebut.

Langkah ini terasa seperti “merebut” nilai jual utama dari OnePlus.

Distribusi yang Aneh dan Masa Depan yang Kabur

OnePlus juga sudah lama tak hadir di operator besar AS — hilangnya jalur distribusi penting membuat pertumbuhan brand ini mandek.

BACA JUGA: OnePlus 15 Bikin Kaget: Fitur Ikonik Hilang, Tapi Justru Jadi yang Paling Matang?

Tidak jelas apakah ini keputusan bisnis atau strategi untuk meredam eksposur OnePlus di pasar penting.

Banyak dugaan, sedikit bukti. Tapi pola yang terbentuk sulit diabaikan.

OnePlus 15: Simbol Ketidakpastian

OnePlus akhirnya kembali tergelincir setelah OnePlus 13 dianggap kandidat kuat smartphone terbaik tahun 2025.

Kamera yang diturunkan dan beberapa kompromi membuat banyak penggemar bertanya: mengapa harus mundur saat momentum sedang bagus?

Entah ini strategi penghematan, siklus desain yang kebetulan buruk, atau ada “politik rumah tangga” antara OPPO dan OnePlus — yang jelas, fans kini semakin kritis.

BACA JUGA: Magnetis! Aksesori Sekecil Ini Bikin iPhone Berubah Jadi ‘Laptop Mini’ dalam Sekejap

Dan untuk OnePlus, memberikan dua flagship hebat berturut-turut tampaknya masih menjadi tantangan besar. (*/red)