Layar cepat dan baterai besar menjadi kombinasi ideal untuk segmen tersebut.
Akhir dari Pesona Seri R?
OnePlus 15R bukan ponsel yang buruk. Dengan performa, layar, dan baterai yang kuat, perangkat ini tetap layak mendapatkan penilaian tinggi.
Namun, kekecewaannya bersifat emosional sekaligus strategis.
Dalam upaya menjadi “flagship versi ringan”, OnePlus justru mengorbankan ciri khas seri R sebagai alternatif cerdas dan terjangkau.
BACA JUGA: Xiaomi Nekat Lompat ke Seri 20, Tinggalkan Angka 19 demi Menantang iPhone Ultah ke-20?
Hasilnya adalah ponsel yang terasa kehilangan identitas.
Bagi penggemar lama, OnePlus 15R mungkin menandai akhir dari era ketika seri R menjadi rekomendasi aman bagi siapa saja yang ingin ponsel kencang tanpa harus membayar mahal.
Dan itulah yang membuat kekecewaan ini terasa begitu sulit diterima. (*/red)





