Artinya, ponsel tetap terasa “seperti baru” bahkan setelah beberapa tahun digunakan harian.
Disimulasikan untuk 48–72 Bulan Pemakaian
Untuk membuktikan klaim tersebut, Oppo bekerja sama dengan lembaga sertifikasi global seperti TÜV Rheinland, TÜV SÜD, dan SGS. Mereka melakukan lebih dari 180 pengujian, mulai tahap pra-R&D hingga end-of-life.
Sebagian pengujian meniru penggunaan jangka panjang selama 48, 60, hingga 72 bulan, yang mencakup responsivitas, kelancaran antarmuka, reliabilitas hardware, serta ketahanan fisik.
Software Ikut Disentuh: ColorOS 16 dan Uji Smoothness Baseline
BACA JUGA: OPPO Find X9 Siap Debut Global November: Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Tak cuma hardware yang ditingkatkan. Oppo membawa fitur baru di ColorOS 16 seperti Instant Refresh, yang mengurangi fragmentasi data pada ponsel entry-level.
Ada juga Smoothness Baseline Test dan Parallel Animation Standard 6 Zero untuk memastikan aplikasi terbuka cepat tanpa lag, freeze, atau crash.
Apex Guard Digunakan dari Ponsel Murah Hingga Flagship
Hal yang menarik: teknologi ini bukan eksklusif flagship. Oppo menegaskan Apex Guard akan hadir di hampir seluruh lini, dari entry-level hingga Find X Series.
Langkah yang cukup agresif, mengingat banyak kompetitor baru berani memberikan jaminan kualitas merata seperti ini.
Klaim Besar, Bukti Menunggu Waktu
BACA JUGA: Kamera Ponsel Sudah Kebablasan Canggih? Pengguna yang Harus Upgrade!
Meski demikian, skeptisisme tetap ada. Konsumen sudah terlalu sering mendengar jargon pemasaran yang tak seindah realita.
Oppo membuat klaim berani: ponselnya akan tetap kuat, stabil, dan lancar dalam jangka panjang.
Jika janji Apex Guard terbukti, bukan hanya standar industri yang berubah — Apple mungkin harus memikirkan ulang strategi daya tahannya, terutama setelah polemik iPhone 17.
Untuk sekarang, dunia teknologi menunggu: apakah Oppo benar-benar membuka babak baru soal umur panjang smartphone, atau hanya mengangkat standar retorika? (*/red)





