Categories: Kesehatan PALI Sumsel

PALI Masuk 4 Besar! 95 Warga Digigit Anjing Liar, Dinas Pertanian Bunyi Alarm Rabies

Ringkasan Berita:

° Dinas Pertanian PALI menemukan 95 kasus gigitan anjing liar setelah kegiatan KIE tentang rabies.

° Angka ini menempatkan PALI di posisi empat besar di Sumsel.

° Pemkab memperkuat sosialisasi, koordinasi lintas instansi, serta penanganan medis bagi korban gigitan.


PALI, LINTANGPOS.com – Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaporkan temuan 95 kasus gigitan anjing liar setelah digelarnya kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait bahaya rabies di wilayah tersebut.

Lonjakan data ini menempatkan PALI ke dalam empat besar daerah dengan kasus tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Pertanian PALI Ahmad Joni melalui Kepala Bidang Peternakan, Hajida Maysia, menyebut seluruh kasus yang terdata disebabkan oleh gigitan anjing liar.

Menurutnya, sosialisasi intensif terus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai pencegahan rabies.

“Kami sosialisasikan kepada warga, perwakilan kelurahan, hingga sekolah-sekolah. Kami imbau masyarakat berhati-hati dengan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing,” ujarnya.

Hajida memaparkan ciri-ciri hewan terpapar rabies, di antaranya perubahan perilaku menjadi agresif atau justru terlalu jinak, tampak gelisah, lemas, serta produksi air liur berlebihan hingga mulut berbusa.

BACA JUGA: Eks Kadis Disperindag PALI Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Duit Rp1,7 Miliar Diduga Raib dalam Program Fiktif

Gejala lain meliputi kesulitan menelan, tidak mau makan dan minum, demam, kejang, hingga gangguan pergerakan.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pertanian melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap hewan yang dicurigai terinfeksi rabies.

Namun jika sudah terjadi gigitan pada manusia, penanganan akan langsung dilakukan oleh tim medis di rumah sakit atau puskesmas terdekat.

“Apabila ditemukan hewan menggigit manusia, kami berkoordinasi dengan Damkar untuk membantu penanganan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten PALI kini semakin memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan cepat terhadap hewan pembawa rabies maupun korban gigitan.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: anak kecanduan narkoba di Sumatera Selatan anjing liar Dinas Pertanian kasus gigitan kesehatan masyarakat PALI rabies sosialisasi pencegahan
Topik: BAHAYA RABIES

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polsek Ulu Musi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Padang Tepong

Polsek Ulu Musi menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Padang Tepong, Empat Lawang,…

25 detik ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNNK Empat Lawang Dorong Desa Batu Jungul Kembangkan Komoditas Unggulan

BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

10 Dusun Belum Teraliri Listrik PLN

Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…

7 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

TP PKK dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar di Empat Lawang

TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…

1 hari ago
  • Berita

Joncik Ajak Pemuda Empat Lawang Jaga Persatuan dan Keberagaman

Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…

1 hari ago
  • Berita

Polsek Muara Pinang Antar Jenazah Warga Lewat Program Si Baja

Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…

2 hari ago