Isu cekcok Ketua DPRD Banyuasin dan rekannya mencuat, namun keduanya kompak membantah. Rapat paripurna terkait Raperda ditunda ke minggu depan. Foto: Istimewa
° Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais dan anggota DPRD Sopian Hadi dikabarkan terlibat cekcok terkait Raperda usul inisiatif.
° Keduanya membantah keras isu tersebut. Rapat paripurna pun ditunda ke pekan depan.
BANYUASIN, LINTANGPOS.com — Kabar kurang sedap berembus dari gedung DPRD Banyuasin pada Senin (24/11/2025) sore.
Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais disebut-sebut terlibat cekcok dengan sesama anggota DPRD Banyuasin, Sopian Hadi.
Informasi tersebut mencuat setelah seorang sumber, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa pertikaian itu dipicu selisih paham terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul inisiatif.
Baik Abdul Rais maupun Sopian Hadi diketahui merupakan kader dari Partai Gerindra di Kabupaten Banyuasin.
Menurut sumber tersebut, adu mulut sempat terjadi dan bahkan disertai sindiran terkait pertukaran posisi di internal DPRD.
“Sempat adu mulut,” ungkap narasumber tersebut singkat.
BACA JUGA: Gejolak OKU! Dua Legislator Dicokok, KPK Bongkar Babak Baru Skandal Suap di Balik Pintu DPRD
Meski demikian, pertengkaran itu tidak berujung pada tindakan fisik.
Ketegangan dilaporkan mereda, dan keduanya kembali menjalankan aktivitas masing-masing seperti biasa.
Ketika dikonfirmasi, Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais membantah keras kabar perselisihan tersebut.
Ia menegaskan bahwa hubungan dirinya dengan Sopian baik-baik saja.
“Idak benar itu, malah abis rapat Sopian makan di ruangan aku,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sopian Hadi juga membantah adanya cekcok.
BACA JUGA: Ratusan Sungai Palembang Hilang, DPRD Soroti Penimbunan Sungai Rasau
Menurutnya, kejadian yang dimaksud hanyalah bagian dari dinamika rapat internal.
“Tidak benar (ada cekcok) dek, cuma rapat internal DPRD saja,” katanya singkat.
Di sisi lain, rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin yang dijadwalkan untuk membahas Tanggapan dan Pendapat Bupati terhadap Raperda Usul Inisiatif akhirnya ditunda.
Agenda penting tersebut dijadwalkan ulang pada minggu depan tanpa penjelasan rinci mengenai alasan penundaan.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…