Bentrok antar kelompok pria pecah di Palembang, dua parang dan rekaman CCTV jadi bukti. Polisi selidiki identitas pelaku, satu korban dirawat, Selasa (6/1/2026). Foto: Istimewa
° Aksi saling serang lebih dari 10 pria pecah di Jalan Angkatan 45 Palembang.
° Dua bilah parang dan rekaman CCTV jadi bukti awal polisi.
° Satu korban dilarikan ke rumah sakit, polisi masih menyelidiki identitas dan motif bentrokan.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Suasana siang di kawasan Jalan Angkatan 45, Palembang, mendadak berubah mencekam pada Selasa (6/1/2026).
Di tengah hiruk pikuk aktivitas warga, bentrokan antar kelompok pria pecah tanpa ampun, meninggalkan jejak kekerasan berupa dua bilah parang yang berserakan di area parkir PS Mall.
Tak hanya senjata tajam, rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi saksi bisu kegaduhan tersebut.
Dari hasil penelusuran polisi, tampak lebih dari 10 orang terlibat aksi saling serang yang berlangsung cepat namun brutal.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Rifan Wijaya, membenarkan penemuan barang bukti tersebut.
Dua bilah parang yang kini diamankan polisi pertama kali diserahkan oleh petugas keamanan pusat perbelanjaan.
BACA JUGA: Gara-Gara Sapi Dua Warga di Empat Lawang Nyaris Bentrok, Polisi Turun Tangan!
“Barang bukti dua bilah parang diserahkan oleh satpam ke kami. Ditemukan di sekitar area parkir PS Mall,” ujar Rifan kepada wartawan.
Rekaman CCTV yang diperiksa penyidik memperlihatkan bagaimana kelompok pria tersebut saling berhadapan dan melakukan penyerangan.
Namun hingga kini, polisi masih menelusuri identitas para pelaku serta motif di balik bentrokan tersebut.
“Dari CCTV ada sekitar 10-an orang lebih kelihatannya, saling serang,” jelasnya.
Dalam insiden itu, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pihak kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman tambahan guna mengungkap latar belakang peristiwa yang mengguncang pusat kota tersebut.
“Masih kami pelajari, belum tahu dari kelompok mana,” tutup Rifan. (*/red)
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…