“Korban ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan, tangan terikat, mulut disumpal, tanpa celana dalam, dan tubuh ditutupi sprei,” tambahnya.
Korban diketahui telah berkeluarga dan tengah mengandung saat kejadian nahas itu terjadi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku serta kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam pembunuhan tersebut.
Masyarakat berharap agar pelaku segera dijerat hukuman berat atas perbuatannya yang keji. Kasus ini menjadi perhatian luas di Sumatera Selatan, mengingat korban merupakan wanita hamil yang diduga tewas akibat kekerasan brutal di tempat penginapan. (*/red)
Page: 1 2
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…