Ketika ditanya, sang anak mengaku darah itu sering muncul.
Laporan itu segera sampai ke ibu korban, yang kemudian memeriksa sendiri kondisi anaknya.
Keluarga sempat membawa korban ke rumah paman untuk diurut, namun pemeriksaan sederhana menggunakan senter oleh bibi korban menunjukkan adanya tanda-tanda yang mencurigakan.
Keesokan harinya, korban dibawa ke bidan desa di Kecamatan Muara Kelingi.
Pemeriksaan medis menyimpulkan hal yang sama: kuat dugaan korban telah mengalami kekerasan seksual.
BACA JUGA: Misteri Ojek Online Tewas Mengapung di Sungai Musi: Pergi Beli Rokok, Pulang Tinggal Nama
Tak ingin berlarut, keluarga melapor ke Polres Musi Rawas. Kini, kasus berjalan di bawah penyidikan kepolisian.
Pihak keluarga dan masyarakat berharap proses hukum dijalankan secara transparan serta memberikan keadilan bagi korban kecil yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut. (*/red)
Page: 1 2
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…