BACA JUGA: Kopdes Merah Putih Kepahiang Tersendat, Masalah Lahan Jadi Sorotan
Pembangunan gedung koperasi tersebut juga tidak lepas dari peran serta masyarakat.
Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Mulyadi Makmun, yang secara sukarela menghibahkan lahan untuk lokasi pembangunan.
Langkah ini dinilai sebagai wujud kepedulian dan komitmen warga dalam mendukung program pembangunan ekonomi lokal.
Hibah lahan tersebut menjadi fondasi penting bagi terealisasinya proyek ini.
Tanpa adanya dukungan lahan, proses pembangunan tentu akan menghadapi lebih banyak tantangan, baik dari sisi anggaran maupun perizinan.
Oleh karena itu, pemerintah kelurahan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan.
BACA JUGA: 11 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, Prabumulih Siapkan 35 Lokasi Baru
Gedung Koperasi Merah Putih nantinya dirancang sebagai pusat kegiatan koperasi yang meliputi pelayanan simpan pinjam, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ruang pertemuan anggota.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya wirausaha baru dan memperkuat jaringan ekonomi lokal, khususnya di wilayah Kabupaten Empat Lawang.
Selain fungsi ekonomi, koperasi juga diproyeksikan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.
Melalui pelatihan manajemen usaha, literasi keuangan, dan pengelolaan koperasi yang baik, warga diharapkan semakin memahami pentingnya kelembagaan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan demikian, koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Beniko menambahkan, pemerintah kelurahan akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.








