Kondisi tersebut menjadi pukulan bagi petani karena biaya produksi seperti pengolahan lahan, pembelian benih, pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya telah dikeluarkan sebelum tanaman mengalami kerusakan.
Dengan rencana peninjauan dari Dinas Pertanian, petani kini berharap pemerintah dapat memberikan solusi konkret terhadap dampak kekeringan, termasuk dukungan bibit untuk menghadapi musim tanam berikutnya.
Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya melakukan pendataan kerusakan, tetapi juga memastikan petani terdampak mendapatkan pendampingan agar dapat kembali berproduksi setelah kondisi cuaca membaik. (*/red)





