Categories: Berita Empat Lawang Pertanian Sumsel

Petani Gunung Meraksa Baru Gagal Panen, Distan Siapkan Bantuan Bibit

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kekeringan yang melanda areal persawahan Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, mulai mendapat perhatian dari Dinas Pertanian setempat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Hendra Lezi, mengatakan pihaknya akan turun langsung meninjau kondisi persawahan yang terdampak kekeringan.

Menurut Hendra, peninjauan diperlukan untuk memastikan kondisi tanaman dan tingkat kerusakan lahan akibat minimnya pasokan air.

“Dalam kondisi kekeringan saat ini, tidak mungkin juga menggantikan jenis tanaman. Nanti kita tanya dulu ke PPL di sana, dan akan meninjau dulu kondisinya bagaimana,” kata Hendra kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA: Petani Banyuasin Bakal Nikmati SPBU Pertanian Pertama di Indonesia

Ia menjelaskan, kondisi kekeringan perlu dilihat secara langsung sebelum pemerintah menentukan langkah penanganan bagi petani.

Dinas Pertanian juga akan berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di wilayah tersebut untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi tanaman serta dampak yang dialami petani.

Hendra menyebut, petani yang mengalami gagal panen akibat kondisi tersebut dapat mengajukan proposal usulan penggantian bibit kepada pemerintah.

Usulan tersebut nantinya menjadi salah satu upaya untuk membantu petani kembali menjalankan aktivitas pertanian setelah mengalami kerugian akibat gagal panen.

BACA JUGA: Sumsel Siapkan 60 Ribu Hektar Percepat Ekstensifikasi Sawit 

“Petani bisa mengajukan proposal usulan penggantian bibit akibat gagal panen,” ujarnya.

Bantuan bibit tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi petani untuk kembali bercocok tanam pada musim tanam berikutnya, terutama setelah kondisi kekeringan berakhir dan lahan kembali memungkinkan untuk ditanami.

Namun, Hendra menegaskan bahwa pengajuan bantuan tetap perlu melalui mekanisme yang berlaku. Kondisi di lapangan juga akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan.

Sebelumnya, kekeringan membuat sejumlah persawahan di Desa Gunung Meraksa Baru mengalami persoalan serius.

BACA JUGA: Ditinggal Salat Zuhur, 610 Bibit Sawit Raib, Baru Sadar Setelah Tiga Hari!

Minimnya ketersediaan air membuat tanaman padi tidak dapat tumbuh secara optimal, bahkan sebagian petani terancam mengalami gagal panen.

Page: 1 2

Legina Ainil Valensi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

AMDAL Sekolah Rakyat Empat Lawang Sudah Rampung

Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Ingatkan Warga, Stop Bakar Lahan

Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…

7 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Bupati Joncik Tegaskan Empat Lawang Siaga Karhutla

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Sekolah Rakyat Empat Lawang Bidik Kapasitas hingga 2.000 Peserta Didik

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Dari Keluarga Miskin Menuju Masa Depan, Ini Harapan Joncik untuk 270 Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang Resmi Dibuka, Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan

Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…

1 hari ago