Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup karena persoalan utama di jaringan irigasi belum sepenuhnya teratasi.
Karena itu, kata Sopian, masyarakat meminta pemerintah memberikan kepastian mengenai rencana rehabilitasi irigasi besar, termasuk waktu pelaksanaannya.
Warga berharap pekerjaan dapat dipercepat sehingga distribusi air kembali menjangkau lahan pertanian di wilayah hilir.
BACA JUGA: Enam Proyek Irigasi Dibangun di Empat Lawang, Lampar Baru Salah Satunya
“Dengan begitu, lahan produktif dapat dipertahankan dan petani tidak terus terdorong melakukan alih fungsi lahan,” bebernya.
Lebih lanjut Sopian menyebut, bagi masyarakat, rehabilitasi irigasi bukan sekadar pembangunan infrastruktur.
Ketersediaan air menjadi faktor penting untuk mempertahankan aktivitas pertanian sekaligus menopang perekonomian warga.
“Kami berharap pemerintah segera merealisasikan rencana tersebut agar persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tidak semakin panjang dan berdampak terhadap semakin luasnya alih fungsi lahan pertanian,” tandasnya. (*/gia)
Page: 1 2
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkap kasus dugaan karhutla di Desa Seguli Kecil…
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…