Pelantikan PGK Lahat menandai lahirnya rumah pemikir muda berjiwa kebangsaan. Organisasi ini ditargetkan melahirkan generasi intelektual dan kritis untuk pembangunan daerah, Sabtu (15/11/2025). Foto: Istimewa
° DPD PGK Lahat resmi dikukuhkan di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat.
° Bupati sekaligus Ketua DPP PGK, Bursah Zarnubi, menegaskan PGK jadi rumah pemikir kritis untuk pembangunan daerah.
° Kepengurusan lengkap 24 kecamatan ini diharapkan lahirkan generasi intelektual berjiwa kebangsaan.
LAHAT, LINTANGPOS.com – Suasana Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Sabtu (15/11/2025), berubah menjadi ruang penuh harapan ketika kepengurusan DPD Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Lahat resmi dikukuhkan.
Tak hanya para pengurus baru, para tokoh penting organisasi ini juga turut hadir—mulai dari Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, hingga Ketua DPP PGK yang juga menjabat Bupati Lahat, Bursah Zarnubi.
Pelantikan ini tak sekadar seremoni rutin.
Tema besar yang diusung—“Mengaktualisasi semangat juang pahlawan, pemuda berintelektual, berjiwa negarawan, dan berkolaborasi membangun desa menata kota menuju Lahat gemilang”—menjadi gambaran arah gerak organisasi yang ingin menghidupkan kembali nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman.
Bursah Zarnubi, dalam sambutannya, menyebut PGK sebagai “rumah para pemikir” yang menjunjung gotong royong dan cinta tanah air.
Ia menegaskan bahwa organisasi ini bukan tempat bagi mereka yang sekadar ingin menempel pada kekuasaan, tetapi bagi orang-orang yang membawa gagasan.
BACA JUGA: Organisasi Jurnalis Kecam Penghalangan Wartawan Saat Kunker Komisi III DPR RI di Polda Jambi
“Kalau dahulu awal dibentuk, semangat PGK untuk demokrasi. Saat ini sudah berubah—PGK mengawal pembangunan,” ujarnya tegas.
Bursah bahkan menantang para anggota muda agar berani berpikir kritis, termasuk mengkritik dirinya sendiri selaku Bupati apabila diperlukan.
Baginya, kritik adalah bagian dari cinta pada daerah.
Dari sisi DPW, Firdaus Hasbullah menilai pelantikan ini sebagai momentum kebangkitan semangat kebangsaan.
Ia mengingatkan bahwa PGK lahir bukan dari ambisi politik, tetapi dari kegelisahan melihat memudarnya rasa persaudaraan.
“Ini awal tanggung jawab besar. Bukan hanya tugas di struktur, tapi jadi pelita di masyarakat,” ucapnya sambil menitipkan tiga pesan: menjadi teladan, bergerak bersama rakyat, dan menjaga persaudaraan.
BACA JUGA: Kantor Pedagang Pasar Induk Jakabaring Disegel Gerombolan Misterius, Pengurus Terkunci Dua Pekan!
Sementara itu, Ketua DPD PGK Lahat, M Alldo, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya.
Page: 1 2
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…
Mahfud MD mengapresiasi pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dan menyoroti persoalan komunikasi publik serta substansi kebijakan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan di Empat…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek pekarangan bergizi sekaligus mengajak warga Desa Kungkilan mencegah Karhutla.
PP PAUD Sumsel didorong memperkuat pendidikan karakter anak sekaligus perhatian terhadap gizi, imunisa
Antrean BBM di SPBU Talang Banyu diatur setelah Satlantas Polres Empat Lawang memberi imbauan untuk…