Ia menyebut dampak kesehatan yang paling sering dijumpai akibat paparan asap antara lain gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti batuk kering maupun berdahak, rasa kering dan tidak nyaman pada tenggorokan, serta demam.
Polda Sumsel juga memberikan perhatian lebih kepada anak-anak dan masyarakat yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.
BACA JUGA: Kapolres Empat Lawang Lepas Kontingen Menuju Kapolda Cup Esport
Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan partikel asap. Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah apabila kualitas udara memburuk.
Selain menggunakan masker, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan atau pernapasan.
Nandang menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan secara langsung. Lebih dari itu, langkah tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan lingkungan selama kondisi karhutla berlangsung.








