Polres Banyuasin ungkap cepat kasus penembakan sopir angdes di Tanjung Agung. Tiga pelaku ditangkap kurang dari 24 jam usai kejadian tragis tersebut, Rabu (22/10/2025). Foto: dok/ist
Ringkasan Berita:
° Polres Banyuasin berhasil mengungkap kasus penembakan yang menewaskan sopir angkutan desa di Desa Tanjung Agung, Banyuasin III.
° Tiga pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.
° Peristiwa ini berawal dari keributan di SPBU Limau akibat antrean bahan bakar yang berujung pengeroyokan dan penembakan mematikan.
Banyuasin, LintangPos.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Satreskrim Polres Banyuasin bergerak cepat mengungkap kasus penembakan yang menewaskan seorang sopir angkutan desa di Jalan Lintas Palembang–Betung KM 41, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/10/2025) sore.
Korban diketahui bernama Oberta Parjiman alias Obi (35), warga setempat, yang tewas di tempat setelah ditembak di bagian perut dan paha.
Sementara rekannya, M. Dwi Yulianto (27), mengalami luka tembak di perut dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat aparat kepolisian di lapangan.
“Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tiga orang pelaku berhasil diamankan di Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III. Ini wujud komitmen Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat,” ujar Kombes Nandang, Rabu (22/10/2025).
BACA JUGA: Sopir Angdes Tewas Ditembak Diduga Dipicu Cekcok di SPBU
Peristiwa ini bermula dari keributan di SPBU Limau, Kecamatan Sembawa sekitar pukul 15.00 WIB.
Perselisihan terjadi antara sopir angdes berwarna hijau dengan tiga pria yang menaiki mobil Toyota Innova Reborn hitam bernomor polisi BG 1719.
Diduga, keributan dipicu saling berebut antrean saat mengisi bahan bakar.
Meski sempat dilerai warga, situasi kembali memanas satu jam kemudian di Jalan Lintas Palembang–Betung KM 41.
Saat itu, korban Oberta melihat rekannya Dwi sedang dikeroyok oleh para pelaku.
Berniat melerai, korban justru ikut dianiaya.
Salah satu pelaku kemudian mengambil senjata api jenis FN dari dalam mobil dan menembak korban hingga tewas di tempat.
Page: 1 2
Polsek Ulu Musi menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Padang Tepong, Empat Lawang,…
BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…
Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…
Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…
Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…