Categories: Kasus Ogan Ilir Sumsel

Polres Ogan Ilir Bergerak Cepat Usai Viral Dugaan Pencabulan Mahasiswa Unsri

Ringkasan Berita:
° Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Ogan Ilir langsung turun tangan setelah viral di media sosial dugaan pencabulan seorang wanita oleh mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri).

°Korban yang masih trauma kini mendapatkan pendampingan psikologis, sementara pelaporan ke polisi masih dalam pertimbangan.


Ogan Ilir, LintangPos.com – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Ogan Ilir bergerak cepat menindaklanjuti kabar dugaan pencabulan terhadap seorang wanita yang viral di media sosial.

Kasus ini mencuat setelah unggahan akun Instagram @unsri_cabul pada Kamis (16/10/2025) mengungkap dugaan tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial RMA (22) terhadap seorang wanita di kawasan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, pada Sabtu (11/10/2025).

Mirisnya, dugaan pencabulan itu disebut dilakukan terhadap kekasih sahabat pelaku sendiri, dengan modus berpura-pura mengantar galon air ke kosan korban.

Mengetahui viralnya kasus tersebut, Unit PPA Sat Reskrim Polres Ogan Ilir segera melakukan penelusuran dan menemui korban.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis, melalui Kanit PPA IPDA Fitra Hadi, membenarkan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan korban.

“Unit PPA Sat Reskrim Polres Ogan Ilir sudah bertemu dengan korban pelecehan, dan korban saat ini masih trauma,” ujar Fitra, Jumat (17/10/2025).

BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan

Fitra menambahkan, korban mengaku masih ingin menenangkan diri usai peristiwa tersebut.

“Kami siap memberikan pendampingan psikologis kepada korban agar bisa pulih dari trauma,” lanjutnya.

Meski begitu, hingga kini korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian karena masih fokus memulihkan kondisi mentalnya.

“Untuk langkah hukum, korban masih ingin berpikir. Saat ini fokusnya pada pemulihan psikologis,” tutup Fitra.

Kasus ini mendapat perhatian luas di dunia maya, terutama di kalangan mahasiswa Unsri, yang menyerukan agar pihak kampus dan kepolisian menindak tegas pelaku bila terbukti bersalah.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: dugaan pelecehan mahasiswa dugaan pencabulan oleh mahasiswa Unsri kasus pelecehan seksual kasus viral Unsri korban pelecehan di Indralaya Utara korban pencabulan mahasiswa Unsri pencabulan Ogan Ilir pendampingan psikologis pendampingan psikologis korban pencabulan Polres Ogan Ilir tangani kasus pencabulan Unit PPA Polres Ogan Ilir

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

16 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

18 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Bangkit, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik

Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…

1 hari ago
  • Artikel
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Api Berkobar di Tebing Alay, BPBD Turunkan Enam Personel

Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…

2 hari ago