Barang bukti tersebut terdiri dari satu botol bekas minuman anggur merah, dua botol Kratingdaeng, dan satu botol You C 1000.
Namun, ketika bom molotov itu ditemukan, kelompok massa sudah tidak berada di lokasi.
Barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku lain dan mengantisipasi potensi kericuhan serupa.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi tindakan anarkis yang merugikan masyarakat dan merusak fasilitas negara,” tegasnya. (*/red)
Page: 1 2
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…