Banyak pelaku usaha kecil hingga menengah di sektor kuliner, transportasi, dan pariwisata merasakan manfaat langsung.
Hotel-hotel di Palembang dilaporkan penuh, sementara penerbangan menuju kota ini mengalami lonjakan penumpang hingga mencapai kapasitas maksimal.
Sektor transportasi daring dan pedagang kaki lima pun menikmati lonjakan pendapatan selama ajang berlangsung.
BACA JUGA: Tiga Pengedar Sabu Jaringan Palembang–Musi Rawas Diringkus di Jalan Lintas Sekayu
Momentum ini menjadi bukti bahwa event nasional bisa menjadi katalisator kebangkitan ekonomi daerah jika dikelola dengan baik.
Apresiasi dari Pusat dan Estafet ke Lampung
Sukses penyelenggaraan Pornas KORPRI XVII 2025 mendapat apresiasi dari Ketua Umum BP Bapor KORPRI, Prof. Asrorun Niam Sholeh.
Ia menilai Sumatera Selatan layak disebut tuan rumah terbaik berkat profesionalisme dan dampak positif yang ditimbulkan.
“Sukses luar biasa Sumsel sebagai tuan rumah Pornas KORPRI kali ini. Kami nanti akan berikan data statistik perbandingan tahun ke tahun, namun secara kasat mata, semangat kohesi sosial dan kontribusi ekonomi di sini sangat terasa,” ungkap Prof. Niam.
Penutupan juga disaksikan langsung oleh Menteri PANRB Rini Widyantini, yang turut menyaksikan prosesi penyerahan Pataka tuan rumah kepada Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Pornas KORPRI berikutnya pada tahun 2027.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Desak Penyelesaian Konflik Petani Plasma dan PT ELAP/KKST
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan kesiapan penuh daerahnya untuk melanjutkan tongkat estafet tersebut.
Palembang Bukti Nyata Sinergi Olahraga dan Ekonomi
Melalui ajang ini, Sumatera Selatan tidak hanya mencatat prestasi olahraga, tetapi juga menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi mesin ekonomi baru jika dikemas dengan baik.
Bagi Herman Deru, keberhasilan ini bukan hanya soal medali, melainkan tentang kebanggaan daerah yang bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat.
“Palembang sudah membuktikan, bahwa event olahraga bisa mendatangkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tapi juga daerah yang makmur karena gotong royong semua pihak,” tutup Deru. (*/red)





