Pria 34 Tahun Diserang dari Belakang, Diduga Karena Dendam Lama

oleh -82 Dilihat
oleh
Insiden berdarah di pasar Palembang. Dedi Rizaldi diserang dari belakang, alami luka serius. Polisi kini memburu terduga pelaku bermotif dendam, Rabu (31/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Seorang pria bernama Dedi Rizaldi (34) menjadi korban penganiayaan dan penusukan brutal di Pasar PT Ali 1 Ulu, Palembang.

° Korban diserang dari belakang dengan senjata tajam dan kini dirawat di RS Bari.

° Polisi memburu pelaku yang diduga dilatarbelakangi dendam pribadi.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Suasana Pasar PT Ali 1 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, mendadak berubah mencekam pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas warga, seorang pria bernama Dedi Rizaldi (34) menjadi korban penganiayaan dan penusukan brutal oleh seorang pria tak dikenal.

Menurut keterangan keluarga, Dedi diserang secara tiba-tiba dari arah belakang.

Serangan itu menyebabkan korban mengalami luka robek di kepala kanan, wajah kanan, serta tusukan di bagian punggung.

Darah berceceran di lokasi kejadian, membuat warga sekitar panik dan berhamburan.

“Terlapor datang dari belakang, langsung menyerang adik saya dengan senjata tajam. Diduga karena dendam,” ungkap kakak korban, Lidya Febriani (42), saat melapor ke Polrestabes Palembang pada Kamis (1/1/2026) siang.

BACA JUGA: Terungkap! Penggerebekan Dramatis di Simpang Mbacang, 700 Gram Ganja Diamankan, Dua Pemuda Terjerat Kasus Narkoba

Usai kejadian, korban segera dilarikan ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tersebut. Petugas piket Polsek Palembang, Ipda Erwinsyah dan Ipda Ammar, menyampaikan bahwa kasus ini telah resmi diterima dan segera ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum.

“Kasus akan segera ditindaklanjuti. Kami melakukan penyelidikan dan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial FB,” ujar petugas.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif penyerangan yang diduga kuat dipicu oleh dendam pribadi.

Sementara itu, kondisi korban masih dalam pengawasan medis dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa ruang publik, termasuk pasar tradisional, masih rawan tindak kekerasan.

BACA JUGA: Inkrah! Kasus Fee Pokir DPRD OKU Jilid II Tamat, KPK Masih Mengendus Aktor Besar di Balik Layar

Warga pun berharap pelaku segera tertangkap agar rasa aman dapat kembali terjaga. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search