(*/ilustrasi)
REMINDER, LINTANGPOS.com – Pengisi suara Prilly Latuconsina membagikan pandangannya mengenai pentingnya kemandirian perempuan dalam perbincangan bersama Cinta Laura di podcast Puella ID Paraswara melalui .
Menurut Prilly, kehidupan tidak selalu berjalan seperti cerita dongeng yang berakhir bahagia. Karena itu, perempuan harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak bergantung sepenuhnya kepada orang lain.
“Dunia ini gak kayak dongeng ya, yang kamu tinggal nyanyi-nyanyi terus sepatu kamu hilang terus ditemuin sama pangeran terus kamu happily ever after,” ujar Prilly.
Ia menegaskan bahwa perempuan perlu mandiri karena tidak ada yang bisa menjamin seseorang akan selalu berada di sisi kita.
BACA JUGA: “Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu
“Kamu ga bisa ketergantungan sama laki-laki karena kamu ga tau laki-laki itu bakalan ada terus di samping kamu atau ngga. Dan ga usah ngomongin laki-laki deh, kamu ga bisa ketergantungan juga sama orang tua,” tambahnya.
Prilly juga menyoroti stigma yang masih menganggap perempuan sebagai sosok lemah.
Menurutnya, perempuan harus berani mematahkan pandangan tersebut dan bebas menentukan pilihan hidupnya.
“You can be a mother, you can be wanita karir, you can be anything you want,” kata Prilly.
BACA JUGA: Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak
Diajarkan mandiri sejak kecil oleh orang tuanya, Prilly mengaku memiliki prinsip, “if you want it, you earn it.” Baginya, setiap keinginan harus diperjuangkan dengan usaha.
Selain membahas kemandirian, Prilly turut mengungkap pandangannya soal pernikahan.
Ia mengaku belum siap menikah di usia 25 tahun dan kemungkinan baru mempertimbangkannya di usia 30 tahun.
Bagi Prilly, pernikahan bukan semata tentang memiliki anak, melainkan menemukan teman dan pasangan hidup yang bisa menemani hingga masa tua.
“Aku mau nikah karena aku pengen punya temen, punya partner hidup yang bisa diajak diskusi, bisa menemani aku di masa tua, with or without kids, I should be happy,” tutup Prilly. (*/gia)
Herman Deru melepas 95 Kafilah Sumsel ke MTQ XXXI Semarang dan menargetkan kejayaan Sumsel kembali…
Herman Deru meminta RUU Ketransmigrasian tak hanya ubah paradigma, tetapi juga menyelesaikan persoalan aset dan…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Tanjung Baru untuk mendorong kemandirian pangan dan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan…
Dr. Wulan Purnamasari menegaskan tiga pilar Demokrat: memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.
Polsek Muara Pinang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengajak warga mencegah kebakaran hutan serta lahan…
View Comments