Categories: Pertanian Sumsel

Produksi Padi Sumsel Awal 2026 Diprediksi Naik, Ini Pendorongnya

Ringkasan Berita:

Produksi padi Sumatra Selatan pada Januari–Maret 2026 diproyeksikan naik 0,23% atau mencapai 1,27 juta ton GKG. Kenaikan ini didorong optimalisasi lahan, cetak sawah, dukungan pupuk subsidi, serta intervensi benih untuk mengejar target produksi 4 juta ton.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Produksi padi di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menunjukkan sinyal positif sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan prakiraan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, produksi padi pada periode Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 0,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Statistisi Ahli Madya Statistik Distribusi BPS Sumsel, Tituk Indrawati, menjelaskan bahwa pada tiga bulan pertama tahun ini, produksi padi di Sumsel diproyeksikan mencapai 1,27 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Angka tersebut setara dengan kenaikan sekitar 2,97 ribu ton GKG secara tahunan.

“Kenaikan produksi padi ini pada periode Januari hingga Maret merupakan angka potensi atau sementara yang dihitung berdasarkan luas panen yang berpotensi terjadi pada periode yang sama,” ujar Tituk, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, proyeksi tersebut tidak disusun secara sembarangan.

BACA JUGA: Sumsel Kembangkan Teknologi Padi Apung untuk Tingkatkan Produksi di Lahan Rawa

BPS menggunakan dasar perhitungan berupa rata-rata produktivitas padi pada subround I tahun 2024–2025, yang kemudian dikombinasikan dengan potensi luas panen di awal 2026.

Tren kenaikan ini melanjutkan capaian impresif Sumsel sepanjang tahun 2025.

BPS mencatat, total produksi padi Sumsel pada Januari hingga Desember 2025 mencapai 3,63 juta ton GKG.

Angka ini melonjak signifikan sebesar 24,67 persen dibandingkan produksi tahun 2024 yang tercatat sebesar 2,91 juta ton GKG.

“Produksi padi Sumsel pada 2025 mampu melampaui capaian 2024. Jika dikonversi ke beras, jumlahnya mencapai sekitar 2,08 juta ton,” ungkap Tituk.

Tak hanya dari sisi produksi, luas panen padi di Sumsel juga mengalami peningkatan yang cukup tajam.

BACA JUGA: Jasindo dan Dinas Pertanian OKU Teken Kerja Sama Bantuan Premi 100 Persen Asuransi Usaha Tani Padi

Sepanjang 2025, luas panen mencapai 636,32 ribu hektare, naik 22,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang seluas 521,09 ribu hektare.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: BPS Sumatra Selatan gabah kering giling luas panen padi pangan nasional Pertanian Sumsel produksi padi Sumsel pupuk subsidi 2026 target produksi padi
Topik: Pertanian

Recent Posts

  • Berita

Sekda Empat Lawang Lantik 27 Pejabat, ASN Diminta Siap Hadapi Persaingan Terbuka

Pemkab Empat Lawang melantik 27 pejabat. Sekda Fauzan Khoiri mengingatkan ASN meningkatkan kompetensi menghadapi persaingan…

12 jam ago
  • Berita

53 Pelajar Empat Lawang Ikuti Latihan Kepemimpinan Siswa Angkatan IX

Sebanyak 53 pelajar Empat Lawang mengikuti LKS Angkatan IX 2026 untuk membentuk karakter, disiplin, integritas,…

12 jam ago
  • Berita

Jumat Menyehatkan, Sekda Empat Lawang Ajak ASN Sehat Jasmani dan Rohani

Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menggelar Jumat Menyehatkan melalui olahraga bersama, seni, dakwah, dan…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polsek Ulu Musi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Padang Tepong

Polsek Ulu Musi menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Padang Tepong, Empat Lawang,…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNNK Empat Lawang Dorong Desa Batu Jungul Kembangkan Komoditas Unggulan

BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

10 Dusun Belum Teraliri Listrik PLN

Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…

2 hari ago