Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Empat Lawang baru berjalan di 2 dari 10 kecamatan, melibatkan 3 dapur SPPG untuk 50 sekolah dengan 10.401 siswa penerima, Sabtu (27/9/2025). (*/Ilustrasi/LintangPos.com)
Empat Lawang, LintangPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah mulai dirasakan oleh ribuan pelajar di Kabupaten Empat Lawang. Namun, cakupannya masih terbatas.
Hingga Sabtu (27/9/2025), tercatat baru ada tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, dan semuanya hanya berada di dua kecamatan dari total sepuluh kecamatan di daerah tersebut.
Tiga dapur SPPG itu adalah Dapur Pondok 2 Sepakat dan CV Roda Yuli yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi, serta Dapur Cicin Yuliandi di Kecamatan Lintang Kanan.
Dari titik inilah makanan bergizi harus didistribusikan ke 50 sekolah penerima.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Albaihaki, menyampaikan hingga kini tercatat ada 10.401 siswa yang sudah menerima makanan dari program MBG.
“Untuk Kecamatan Tebing Tinggi ada 7.222 siswa penerima, sedangkan di Lintang Kanan sebanyak 3.179 siswa,” jelasnya.
BACA JUGA: Pemkab Muratara Tegaskan Dukungan Penuh Program Makan Bergizi Gratis
Dari total penerima manfaat, mayoritas adalah siswa Sekolah Dasar (SD). Tercatat ada 4.733 siswa SD yang sudah menerima makanan bergizi ini.
Selebihnya adalah siswa dari jenjang TK, PAUD, SMP, MTS, MAN, SMA, hingga Pondok Pesantren.
“Sebanyak 50 sekolah yang sudah menerima program MBG itu terdiri dari 8 TK, 3 PAUD, 27 SD, 5 SMP, 1 MTS, 1 MAN, 4 SMA, dan 1 Pondok Pesantren,” ujar Albaihaki merinci.
Meski jumlah penerima terbilang besar, tantangan masih ada, terutama karena sebaran dapur SPPG baru berada di dua kecamatan.
BACA JUGA: Mendagri Tito Ungkap Biang Kerok Kebocoran Anggaran Daerah
Hal ini membuat distribusi ke sekolah-sekolah di kecamatan lain menjadi lebih sulit dan membutuhkan koordinasi yang lebih matang.
Program MBG sendiri hadir untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah, terutama agar mereka bisa belajar dengan lebih fokus dan sehat.
Dengan cakupan yang masih terbatas, Pemkab Empat Lawang dihadapkan pada tantangan memperluas jangkauan ke kecamatan lain agar lebih banyak anak bisa merasakan manfaatnya. (*/red)
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…
Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…
Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…