KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Program pembangunan sanitasi Mandi Cuci Kakus (MCK) tahun 2025 di Kabupaten Kepahiang menjadi salah satu agenda besar pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas kesehatan lingkungan warga desa.
Dengan target 450 titik di 18 desa, program ini dirancang untuk mendorong percepatan akses sanitasi layak sekaligus mengurangi praktik sanitasi buruk yang masih ditemukan di wilayah pedesaan.
Berdasarkan informasi terbaru per Agustus 2025, program MCK tersebut dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang.
Setiap desa menerima rata-rata 25 unit bantuan sanitasi berupa pembangunan MCK lengkap dengan septic tank.
Total pengadaan septic tank mencapai 450 unit dengan nilai anggaran sekitar Rp2,07 miliar.
Pengelolaan program oleh dinas disebut-sebut sebagai langkah strategis untuk menjaga standar teknis dan efisiensi anggaran.
BACA JUGA: Musrenbang Kecamatan Rampung, Empat Lawang Matangkan Arah Pembangunan
Dalam skema ini, pengadaan komponen utama seperti septic tank tidak diserahkan sepenuhnya kepada desa atau Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), melainkan diambil alih oleh dinas terkait.







