Pemkot Palembang percepat Proyek PSEL bersama PT Green Power. Tantangan teknis dan lahan SUTT dibahas demi memastikan listrik dari sampah segera beroperasi. Foto: Istimewa
° Pemkot Palembang menegaskan komitmen penuh menyukseskan Proyek PSEL yang kini mencapai 66,60%.
° Wali Kota Ratu Dewa meminta percepatan penyelesaian kendala teknis dan pengadaan lahan SUTT agar listrik dari olahan sampah segera tersambung ke jaringan PLN.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Di balik riuhnya kota dan menumpuknya persoalan sampah, Pemerintah Kota Palembang memilih melangkah dengan strategi besar: mengubah gunungan sampah menjadi sumber energi listrik.
Sebuah proyek berani yang digadang-gadang mampu mengubah wajah kota, sekaligus menjawab darurat lingkungan yang sudah lama menghantui.
Pada Jumat, 21 November 2025, Wali Kota Palembang Ratu Dewa kembali menunjukkan komitmen kuat pemerintah kota.
Ia menerima audiensi dari PT Green Power, perusahaan yang menjadi motor utama dalam implementasi Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)—proyek strategis yang kini menjadi sorotan nasional.
Pertemuan yang berlangsung hangat namun tegas itu memusatkan perhatian pada progres proyek serta isu-isu krusial yang masih membelit, mulai dari tantangan teknis hingga persoalan non-teknis yang menghambat percepatan di lapangan.
Salah satu titik pentingnya adalah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), jalur vital yang akan mengalirkan listrik hasil olahan sampah menuju jaringan PLN.
BACA JUGA: Karya Sastra Sultan Palembang Lebih Tenar di Luar Negeri daripada di Kampung Halaman
Ratu Dewa menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar urusan teknologi atau infrastruktur.
“Ini tentang kesehatan lingkungan dan citra Palembang ke depan,” ujarnya penuh penekanan.
Menurutnya, sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan, mulai dari Dinas Pertanahan, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, hingga masyarakat yang terdampak langsung oleh pembangunan.
Salah satu isu yang paling menjadi perhatian adalah pengadaan lahan kecil untuk pemasangan tiang-tiang SUTT.
Wali kota meminta prosesnya dibuat cepat, transparan, dan adil, sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami mendukung penuh, tapi kualitas dan jadwal pekerjaan harus dijaga,” tegasnya.
BACA JUGA: Aturan Baru Solar di Palembang: 18 SPBU Diacak Ulang, Siang Dilarang, Malam Jadi Andalan!
Proyek PSEL sendiri menunjukkan perkembangan positif.
Page: 1 2
Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…
Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…