Ringkasan Berita:
° Sebuah rumah di Jalan Tani, Prabumulih Utara, hangus terbakar pada Sabtu malam.
° Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp30 juta.
° Api diduga berasal dari asap pengasapan kandang kambing yang merembet ke bangunan rumah.
PRABUMULIH, LINTANGPOS.com — Sebuah rumah di Jalan Tani, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, dilalap api pada Sabtu malam (29/11/2025) sekitar pukul 19.20 WIB.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material mencapai sekitar Rp30 juta.
Rumah tersebut diketahui milik Susi Nursah (38). Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar untuk membeli paket ponsel sekaligus berkunjung ke kediaman adiknya di Jalan Nigata.
Tak disangka, ketika Susi sedang tidak berada di rumah, api tiba-tiba muncul dan membesar dengan cepat.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sunarsih (31), yang melihat kobaran api menjilat bagian belakang rumah.
Ia segera menghubungi Susi dan melaporkan kejadian tersebut. Namun ketika Susi tiba, bangunan rumahnya sudah hampir sepenuhnya hangus.
BACA JUGA: Kebakaran di Empat Lawang! Dua Rumah Hangus pada Dini Hari, Kerugian Capai Setengah Miliar!
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Prabumulih bersama personel Polsek Prabumulih Barat dikerahkan ke lokasi.
Upaya pemadaman berlangsung cepat, dan sekitar pukul 20.00 WIB, api berhasil ditaklukkan.
Kasi Humas Polres Prabumulih, AKP Bratanata SH, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari api pengasapan kandang kambing yang menempel pada bagian dapur rumah.
Api diduga merembet ke struktur bangunan hingga menyebabkan kebakaran besar.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian mencapai sekitar Rp30 juta karena bangunan dan perabot rumah tangga tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
BACA JUGA: Dua Kebakaran Terjadi di Empat Lawang di Hari yang Sama, Rumah Warga dan Lahan Pulau Mas Dilalap Api
Hingga kini, warga diminta lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang melibatkan api di lingkungan rumah. (*/red)






