Terbangun oleh Cucu, Rumah Ludes Dilalap Api Saat Subuh

oleh -100 Dilihat
oleh
Kebakaran subuh di Lempuing Jaya, OKI, menghanguskan rumah warga. Berkat kesigapan keluarga dan warga, tak ada korban jiwa meski kerugian besar, Selasa (16/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kebakaran hebat melalap rumah Ibrahim (48), warga Desa Mukti Sari, Lempuing Jaya, OKI, Selasa subuh (16/12/2025).

° Terbangun oleh cucunya, Ibrahim hanya sempat menyelamatkan keluarga.

° Rumah dan seluruh isinya hangus, kerugian ditaksir Rp105 juta.


OKI, LINTANGPOS.com – Subuh yang seharusnya tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi Ibrahim (48), warga Desa Mukti Sari Dusun 01, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Rumah yang baru saja ia tempati dilalap si jago merah pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, saat seluruh penghuni masih terlelap tidur.

Beruntung, jeritan kecil cucunya menjadi penyelamat. Sang cucu membangunkan Ibrahim setelah melihat api mulai menjalar.

Dalam keadaan panik, Ibrahim terbangun dan mendapati api sudah membesar.

Tanpa banyak waktu, ia segera membangunkan istri dan anak-anaknya untuk menyelamatkan diri keluar rumah.

“Korban terbangun setelah dibangunkan cucunya yang melihat api. Api sudah mulai besar, lalu korban membangunkan istri dan anak-anak untuk keluar rumah,” ujar Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto melalui Kapolsek Lempuing Jaya, Iptu Al Hafiz.

BACA JUGA: Kebakaran Menggila di Empat Lawang! 9 Rumah Ludes, Warga Panik Berhamburan Tengah Malam

Ibrahim kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Perjuangan bersama itu akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 05.30 WIB, api berhasil dipadamkan.

Namun, rumah Ibrahim beserta seluruh isinya tak tersisa.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai Rp105.000.000.

Selain bangunan rumah, api juga menghanguskan sepeda listrik, seluruh perabotan rumah tangga, serta dokumen penting seperti surat tanah, surat kendaraan, dan berkas berharga lainnya.

Pihak kepolisian segera memasang garis polisi di lokasi kejadian. Korban juga diarahkan untuk membuat laporan resmi.

BACA JUGA: Asrama Santri Ludes Dilalap Api! Kebakaran Hebohkan Pondok Pesantren Darul Hufadz Empat Lawang 

Tak hanya itu, aparat kepolisian turut memberikan bantuan moril dan material sebagai bentuk kepedulian kepada korban yang kini harus memulai kembali dari nol.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan kebakaran, serta nilai kebersamaan warga yang menjadi kekuatan utama saat musibah datang tanpa aba-aba. (*/red)

 

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search