Pulo Mas Bangkit! Musim Tanam Baru Siap Curi Perhatian Wisatawan

oleh -98 Dilihat
oleh
Agrowisata Pulo Mas Empat Lawang kembali bersolek dengan musim tanam baru, mengusung konsep edukasi pertanian modern yang produktif dan ramah wisatawan, Selasa (20/1/2026). Foto: istimewa

Ringkasan Berita:

° Kawasan Agrowisata Pulo Mas di Kabupaten Empat Lawang kembali memulai musim tanam ulang.

° Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini menjadi pusat edukasi pertanian modern sekaligus destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan dan produktif.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kawasan Agrowisata Pulo Mas yang berada di jantung Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, kembali menunjukkan denyut kehidupannya.

Setelah sukses mencuri perhatian publik pada ajang Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-16 tahun lalu, kini kawasan tersebut memasuki fase baru melalui dimulainya musim tanam ulang.

Hamparan lahan subur yang menjadi ikon wisata daerah ini kembali digarap dengan serius.

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pulo Mas tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.

Salah satu fokus utama pada musim tanam kali ini adalah kebun melon yang sebelumnya menjadi primadona saat panen raya.

Petugas lapangan mulai melakukan pengolahan tanah hingga penanaman bibit unggul, sebagai langkah strategis untuk mengulang kesuksesan sebelumnya.

BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang 

Komoditas buah-buahan, khususnya melon, dinilai memiliki daya tarik kuat.

Selain kualitasnya yang mampu bersaing, hasil pertanian dari Pulo Mas juga terbukti menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman wisata berbasis pertanian.

Bupati Empat Lawang, Dr H Joncik Muhammad, memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan kawasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemeliharaan berkelanjutan merupakan kunci agar aset daerah ini terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pulo Mas sudah menjadi ikon kebanggaan Empat Lawang. Perawatannya tidak boleh kendor agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Joncik.

Menurutnya, pembenahan agrowisata harus dilakukan secara konsisten agar pengunjung tidak hanya datang sekali, tetapi tertarik untuk kembali melihat perkembangan dan produktivitas pertanian yang ada.

BACA JUGA: Kasus Kredit Rp5 Miliar Bank Pelat Merah Masuk Meja Jaksa

Konsep agrowisata yang diusung Pulo Mas dinilai sebagai strategi cerdas dalam menggabungkan sektor pertanian dan pariwisata.

Dengan tata kelola yang semakin rapi, kawasan ini diharapkan mampu menyuguhkan pemandangan hijau yang asri sekaligus menjadi ruang belajar terbuka tentang teknik bercocok tanam yang efektif.

Ke depan, Pulo Mas diproyeksikan menjadi etalase pertanian modern Empat Lawang, tempat rekreasi, edukasi, dan produktivitas berjalan beriringan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.