Categories: Kesehatan Sumsel

Rabies Merebak di Sumsel, Lima Daerah Tertular, Nyawa Terancam

Palembang, LintangPos.com – Tahun 2025 menjadi periode penuh keprihatinan bagi Sumatera Selatan. Lima kabupaten/kota, yakni Lahat, Empat Lawang, PALI, dan Muara Enim, resmi dinyatakan tertular rabies.

Fakta ini menegaskan bahwa rabies bukan lagi ancaman jauh, melainkan bahaya nyata yang mengintai masyarakat.

Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Sumsel, Jafrizal, menegaskan rabies merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies (HPR), terutama anjing.

Tanpa penanganan medis berupa vaksin anti rabies (VAR) dan serum anti rabies (SAR), penyakit ini hampir selalu berujung pada kematian.

Kasus tragis terbaru menimpa Rohani (45), warga Kabupaten Empat Lawang, yang meninggal pada 16 September 2025 akibat keterlambatan penanganan.

Rendahnya kesadaran masyarakat semakin memperparah penyebaran penyakit ini, terutama di daerah pedesaan.

BACA JUGA: Pemuda di Lubuk Linggau Ditangkap Polisi Gara-Gara Laporan Begal Palsu

“Fasilitas kesehatan perlu dipastikan memiliki ketersediaan VAR dan SAR. Jangan sampai nyawa melayang hanya karena keterlambatan distribusi obat,” tegas Jafrizal, Kamis (18/9/2025).

Menurut Jafrizal, langkah pencegahan harus dilakukan secara serius, mulai dari vaksinasi massal hewan, penertiban anjing liar, hingga edukasi masyarakat tentang bahaya rabies.

Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis setelah tergigit HPR, terutama anak-anak yang sangat rentan menjadi korban.

“Vaksinasi hewan peliharaan juga harus menjadi tanggung jawab setiap pemilik hewan,” ujarnya.

Selain itu, Jafrizal menyoroti pentingnya penguatan otoritas veteriner, termasuk pemenuhan kebutuhan dokter hewan, pengangkatan pejabat otoritas veteriner, serta pembenahan struktur kelembagaan agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Jafrizal menegaskan rabies adalah penyakit yang 100 persen bisa dicegah, namun 99 persen berakhir fatal jika diabaikan.

BACA JUGA: Sekda Sumsel Hadiri Konferensi Internasional MIICEMA di Palembang

Oleh sebab itu, ia mengimbau pemerintah, tenaga kesehatan, dokter hewan, tokoh masyarakat, dan warga untuk bergandeng tangan mewujudkan “Sumsel Bebas Rabies” sebagai kenyataan, bukan sekadar slogan.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: Empat Lawang kasus rabies di Empat Lawang ketersediaan vaksin anti rabies di Sumsel Lahat Muara Enim PALI penyakit zoonosis program Sumsel Bebas Rabies rabies rabies di Sumatera Selatan 2025 Sumatera Selatan vaksin rabies

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Budi Antoni Kembali ke Golkar: Rangkul Kader, Bukan Bermusuhan!

Budi Antoni Aljufri menegaskan kembali ke Golkar untuk berkarya bagi masyarakat. Ia menyebut perbedaan politik…

8 jam ago
  • Berita

Rhendy Andrea Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Empat Lawang

Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…

24 jam ago
  • Berita

Arifa’i Sebut Golkar Mitra Strategis Bangun Empat Lawang

Wakil Bupati Arifa’i berharap Musda Golkar Empat Lawang melahirkan kader terbaik dan memperkuat sinergi partai…

1 hari ago
  • Berita

Calon Ketua DPD Partai Golkar Empat Lawang Mengerucut ke Satu Nama

Verifikasi DPD Golkar Sumsel menemukan kekurangan kecil dalam berkas pencalonan. Dari dua pengambil berkas, hanya…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

David Aljufri Dorong Kaderisasi Jelang Musda Golkar Empat Lawang

David Hardianto Aljufri menekankan kaderisasi menjelang Musda Golkar Empat Lawang. Ia berharap pengurus baru memperkuat…

1 hari ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Cegah Karhutla, Polres Empat Lawang Gencarkan Patroli dari Rumah ke Rumah

Polres Empat Lawang menggencarkan patroli Makmano Karhutla di Talang Padang dan mengimbau warga tidak membakar…

1 hari ago