Mensos menekankan bahwa Kemensos tidak bekerja sendirian.
Proses seleksi melibatkan banyak pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah, demi menjamin proses berjalan objektif, transparan, dan bebas manipulasi.
“Ini proses yang ketat, tidak bisa sembarangan. Kita ingin Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.
Dengan sistem berbasis data nasional dan verifikasi lapangan berlapis, pemerintah berharap Sekolah Rakyat mampu menjangkau anak-anak dari keluarga yang benar-benar membutuhkan, sekaligus menutup celah praktik titipan atau kepentingan tertentu.
BACA JUGA: Pendaftaran Sekolah Rakyat Dibuka Februari, Target 45 Ribu Siswa
Program ini menjadi bukti bahwa pendekatan kebijakan sosial kini semakin mengandalkan ketepatan data, pengawasan lintas lembaga, dan transparansi publik sebagai fondasi utama. (*/red)
Page: 1 2
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…