Categories: Nasional Pendidikan

Rahasia Seleksi Sekolah Rakyat, Bukan Daftar Online!

Ringkasan Berita:

° Mensos Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum.

° Seleksi menggunakan data resmi BPS melalui DTSEN, diverifikasi langsung ke rumah calon siswa oleh Kemensos bersama pemerintah daerah demi memastikan program tepat sasaran.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Program Sekolah Rakyat kembali menjadi perhatian publik setelah Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program ini tidak membuka pendaftaran umum seperti kebanyakan bantuan pendidikan lainnya.

Alih-alih meminta masyarakat mendaftar, pemerintah menggunakan mekanisme seleksi berbasis data resmi yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).

Pernyataan itu disampaikan Mensos saat kunjungan kerja di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.

Ia menegaskan bahwa proses penerimaan siswa Sekolah Rakyat dimulai dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik BPS, sehingga tertutup dari kepentingan pihak tertentu.

“Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran. Prosesnya dimulai dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh BPS,” ujar Saifullah Yusuf.

Seleksi Dimulai dari Data, Bukan Formulir

BACA JUGA: Pendaftaran Sekolah Rakyat Dibuka Februari, Target 45 Ribu Siswa

Berbeda dengan program bantuan pendidikan pada umumnya, Sekolah Rakyat sepenuhnya bergantung pada akurasi data nasional.

Setelah calon siswa teridentifikasi dari DTSEN, tim pendamping Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta pemerintah desa dan kelurahan melakukan verifikasi langsung ke rumah calon siswa.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa keluarga tersebut benar-benar masuk dalam kategori keluarga paling tidak mampu.

“Verifikasi tersebut untuk memastikan keluarga calon siswa benar-benar memenuhi kriteria sebagai keluarga paling tidak mampu,” tegas Mensos.

Persetujuan Kepala Daerah Jadi Tahap Penentu

Setelah dinyatakan layak melalui verifikasi lapangan, data calon siswa tidak langsung ditetapkan.

BACA JUGA: Empat Lawang Kebagian Mega Proyek! Sekolah Rakyat Rp719 Miliar Siap Ubah Masa Depan Anak Sumsel

Data tersebut terlebih dahulu diajukan kepada bupati, wali kota, atau gubernur untuk mendapatkan pengesahan resmi.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: bantuan pendidikan BPS DTSEN keluarga miskin Kemensos Mensos Saifullah Yusuf pendidikan Indonesia program sosial pemerintah Sekolah Rakyat seleksi Sekolah Rakyat

Recent Posts

  • Berita

Joncik Minta Kejari Kaji HGU Perkebunan di Empat Lawang

Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…

13 jam ago
  • Berita

Pemkab Empat Lawang dan Kejari Teken Perjanjian Kerja Sama, Perkuat Pendampingan Hukum bagi Sembilan OPD

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…

13 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Yuli Andri Tegaskan JPN Siap Pulihkan Hak Pemkab Empat Lawang

Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…

14 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Gerebek Kampung Narkoba, Empat Orang Diamankan

Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…

19 jam ago
  • Berita

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang

Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…

1 hari ago
  • Berita

Kasus ISPA Meningkat Saat Kemarau Panjang, Dinkes Siagakan 10 Puskesmas

Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…

2 hari ago